Menjadi bagian dari perkembangan dunia pendidikan terutama di Kabupaten Bogor tidak membuat perempuan yang satu ini meninggalkan hobinya. Lewat tulisannya lahirlah buku mengenai perempuan di bawah judul “Perempuan di Persimpangan Jalan”.
Buku ini sejak halaman pertama hingga halaman terakhir berisi tentang sosok perempuan. Bagaimana perempuan berjuang memilih antara dua hingga lebih dari dua pilihan dalam satu kesempatan hidup yang dimilikinya menjadi benang merah dari buku ini.
Buku ini ditulis khusus untuk para praktisi di dunia pendidikan terutama sekolah menengah kejuruan. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan buku ini berisi tentang banyak hal yang berkaitan erat dengan dunia pendidikan di sekolah menengah kejuruan di tanah air.
Melalui buku ini penulis berusaha mengetengahkan banyak hal yang perlu dikembangkan dan ditingkatkan oleh pimpinan satuan pendidikan di sekolah menengah kejuruan. Selain berisi konsep sistem pengelolaan sekolah menengah kejuruan yang khas (berbeda dengan sekolah menengah atas) buku ini pun berisi berbagai hal yang perlu diketahui tentang sistem pembelajaran, dunia industri, sistem penilaian dan sistem penjaminan mutu sekolah menengah kejuruan.
PENGELOLAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN YANG EFEKTIF Oleh: Dr. Sulipan Penerbit: CV. Cakrawala Milenia Jaya Editor: Neneng Hendriyani Edisi Kesatu Bulan dan Tahun Terbit November -2020 ISBN: 978-623-6581-05-6
Bagi Anda yang belum pernah atau baru saja menjadi bagian dari sekolah menengah kejuruan, buku ini sangat cocok sekali sebagai referensi utama yang dapat membantu Anda mengenal, dan mengembangkan sekolah menengah kejuruan. Penulis, Dr. Sulipan, membahas secara detail semua permasalahan yang dihadapi oleh sekolah menengah kejuruan sejak di gerbang sekolah hingga ke bagian belakang sekolah yang jarang dikupas orang.
Tidak hanya bagaimana membangun sinergitas dengan dunia usaha dan industri tetapi juga bagaimana mengembangkan berbagai program dan kegiatan dari seluruh tim manajemen; kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana, hingga hubungan industri/humas, dibahas tunta.
Untuk pemesanan, sila hubungi manajemen CMJ atau penulis.
Buku ini berisi materi
tentang bioteknologi yang sangat dekat kaitannya dengan kehidupan manusia
sehari-hari. Di dalam buku ini kamu akan menemukan apa manfaat dari
bioteknologi bagi kemaslahatan hidup manusia.
Berbagai hal sederhana
yang ada di sekitar kita dijelaskan dengan rinci. Bagaimana tempe, kecap,
tapai, anggur dan lainnya merupakan contoh produk bioteknologi yang sudah tidak
asing bagi kita semua.
Selain itu juga
dibahas tentang cloning makhluk hidup sebagai hasil dari bioteknologi.
Buku ini sangat
direkomendasikan untuk siswa SMP Kelas IX sebagai buku pengayaan untuk mata
pelajaran IPA.
Buku ini berisi tentang sehimpun kata mutiara yang penuh makna. Ditulis oleh Dina Martha Tiraswati yang sehari-hari bekerja di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 sebagai Pengawas SMK.
Menjadi tua adalah keniscayaan. Namun produktif hingga usia senja adalah pilihan. Mari berpikir positif dengan membaca buku ini. Banyak hikmah yang terdapat dalam setiap lembarannya.
CV Cakrawala Milenia Jaya (CMJ) adalah indie publishing. Artinya, seluruh biaya cetak naskah menjadi buku siap jual menjadi tanggung jawab penulisnya. Oleh sebab itu seluruh biaya yang muncul dalam proses pengolahan naskah mentah menjadi naskah siap cetak menjadi tanggung jawab penulisnya pula.
Biaya yang dikeluarkan untuk proses cetak buku di CV CMJ adalah:
Setelah setahun beroperasi dan menerima naskah dari para penulis kiranya perlu disampaikan kembali KETENTUAN NASKAH yang diterima oleh tim CV Cakrawala Milenia Jaya (CMJ). Mohon kepada penulis yang hendak mengirimkan naskahnya ke Tim CV Cakrawala Milenia Jaya (CMJ) dapat menyesuaikan diri.
Naskah dikirim dalam bentuk dokumen (.doc)
Naskah ditulis utuh dengan urutan sebagai berikut:
Halaman judul
Halaman persembahan
Motto penulis (optional)
Kata pengantar
Daftar isi
Daftar tabel (optional)
Daftar gambar (optional)
Bab-bab
Daftar pustaka
Foto (optional)
Biografi penulis
Naskah dikirim dalam satu file utuh (tidak dipisah-pisah)
Naskah dikirim ke email: cakrawalamileniajaya@gmail.com
Berikut ini jenis
naskah yang diterima di CV Cakrawala Milenia Jaya
Judul:9 Fundamental Kompetensi Digital Guru Abad 21 Penulis: Tri Septianto, M.Kom ISBN:978-623-90723-4-6 Editor: Armada Narendra Sinatria, A.md Penyunting dan Penata Letak: Tim CV Cakrawala Milenia Jaya Desain Sampul: Habib M. Ghifarih Penerbit Cakrawala Milenia Jaya Bumi Karadenan Permai Blok AA 8 No. 11-12 Cibinong- Bogor Jawa Barat Telp. 08136336202-085715773482 cakrawalamileniajaya@gmail.com web:http://cakrawalamj.co.id Cetakan Pertama, Agustus 2019 Ukuran: 14.8 x 21 Jumlah Halaman vii+113
Saat ini, kita sedang memasuki era pendidikan 4.0. Pendidikan 4.0 merupakan revolusi pendidikan yang menekankan teknologi, informasi dan komunikasi dalam pembelajarannya.
Pendidikan 4.0 mempunyai ciri-ciri bisa belajar dimana saja, kapan saja dan siapa saja. Ciri-ciri ini harus ditunjang dengan dua sarana prasarana yaitu internet dan mobile device.
Dua sarana prasarana ini tidak boleh ditawar lagi terkhusus instansi pendidikan. Jika tidak ada dua sarana prasarana tersebut pendidikan 4.0 hanya sekedar trend tanpa implementasi. Internet dengan memakai provider apapun yang terpenting stabil dan untuk mobile device bisa menggunakan laptop, smartphone bahkan sampai TV box.
Setelah dua sarana dan prasarana tersebut terpenuhi maka selanjutnya yang harus diperhatikan yaitu softskill seorang guru dalam pemanfaatan dua sarana dan prasarana tersebut. Tugas seorang guru sekarang yaitu memanfaatkan dua sarana dan prasarana tersebut kedalam pelajaran yang diampu. Hal ini merupakan suatu keharusan karena memang ini masa peralihan.
Peralihan dari pendidikan 3.0 ke pendidikan 4.0. Pendidik sebenarnya sudah menerapkaln teknologl. nformasi dan komunikasi namun hanya bersitat terbatas. Misalnya seorang guru menampilkan powerpoint dengan proyektor dan berdiskusi di dalam kelas.
Sedangkan pendidikan 4.0 merupakan lebih dari itu. Misal seorang guru bisa berkomunikasi dengan para peserta didik dimanapun dan kapanpun. Peserta didik mengerjakan tugas dimana saja dan kapan saja. Peserta didik bisa belajar dari dimana saja, kapan saja dan siapa saja.
Banyak vendor perangkat lunak telah menjadi bagian dari pendidikan 4.0. Memberikan lisensi gratis perangkat lunak apabila dimanfaatkan untuk pendidikan. Misal untuk berkolaborasi untuk mengerjakan tugas-tugas seperti mengetik, membuat presentasi, lembar kerja spreadsheet dan lain-lain bisa menggunakan Google Apps For Education ataupun Microsoft 365 For Education.
Perangkat lunak sudah tersedia dan gratis tinggal pakai. Walaupun tinggal pakai apakah sudah siap untuk mengubah paradigma bahwa sekarang eranya pendidikan 4.0. Perubahan paradigma itu sangat perlu. Kalau hanya menganggap pemantaatan teknologi, komunikasi dan informasi saja sekali lagi itu bukan pendidikan 4.0 tapi masih 3.0. Bagaimana bisa menerapkan 4.0 kalau paradigmanya masih 3.0.
Perubahan paradigma ini tidak hanya dilakukan seorang guru saja namun harus dilakukan semua komponen pendidikan misal instansi pendidikan, sumber daya pendidikan, peserta didik bahkan orang tua atau wali peserta didik. Semua harus bersinergi agar terbentuk dan terbiasa menerapkan pendidikan 4.0 Instansi pendidikan harus menyiapkan sarana dan prasarana. Semua guru harus berkompeten dalam dunia digital. Peserta didik harus mempunyai mobile device dan orang tua atau wali harus mendukung sarana dan prasarana peserta didik. Apabila semua menyambut baik pendidikan 4.0 bisa jadi pendidikan di negara ini lebih maju dan peserta didik yang dihasilkan lebih kompeten dalam dunia digital dan pastinya instansi pendidikan tidak perlu khawatir akan penyerapan lulusannya. Itulah sekelumit alasan mengapa buku ini ditulis.
Buku ini membahas tuntas mengenai berbagai hal menarik yang harus dikuasai guru abad 21. Yaitu
Tentang 9 Fundamental Kompetensi Digital Guru Abad 21
1.1. Google Suite For Education
1.2. Microsoft Powerpoint 2019
1.3. Aplikasi Penunjang Lainnya
1.3.1. Instalasi Font
1.3.2. Openshot
1.3.3. Audacity
1.3.4. Format Factory
1.3.5. Filmora Wondershare
1.3.6. Mengubah format suara menjadi format video
1.3.7. Mengubah format vide menjadi format Suara
1.3.8. Upload Video Ke YouTube
1.3.9. Memperpendek Link
Rekam dan Edit Klip Suara
2.1. Melakukan perekaman suara dengan alat sederhana
2.2. Melakukan perekaman suara dengan bantuan robot
2.3. Melakukan editing suara hasil rekaman
2.4. Mengubah suara menjadi suara chipmank
Membuat Konten Video Interaktif
3.1 Membuat Video Animasi Tendang Bola
3.2 Membuat Opening Video dengan Perangkat Android
3.3 Membuat Animasi ärdktet Detjalatl.
3.4 Melakukan Penyimpanan Powerpoint ke Video.
Membuat Infografis dan Poster.
4.1. Membuat Gambar dengan Powerpoint.
4.2. Membuat Infografis Alur Pendaftaran Sekolah dengan powerpoint.
4.3. Membuat Gambar dengan Aplikasi Online
Membuat PLN (People Learning Network) yang terhubung
mendapatkan konten baru dan menumbuhkan profesionalitas
5.1. Facebook Workspace untuk PLN dalam Pembelajaran
Membuat Blog dan Wiki untuk menciptkan ruang partisipasi
peserta didik
Membuat Presentasi yang Menarik
Membuat Portofolio Digital
8.1. Membuat Portofolio Digital Dengan Linkedin
8.2. Membuat Portofolio Digital Dengan Google Sites
Membuat, Mengorganisir dan Membagi kan Resources Digital
Membuat Kuis Digital.
Semoga bermanfaat. Untuk pemesanan silahkan hubungi Cak Tri Septianto atau Bumori53.
Komara, Kokom Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru Sekolah Dasar/Kokom Komara.; Editor, Neneng Hendriyani -cet.12019 Ukuran: 14.8 x 21 Jumlah Halaman vi + 99
Buku ini disusun sebagai upaya nyata untuk memberikan sumbangsih saran kepada rekan-rekan guru terutama yang mengajar di Sekolah Dasar. Semoga ilmu yang dibagikan melalui buku kecil ini dapat bermanfaat bagi rekan-rekan guru semua. Sehingga rekan-rekan guru dapat termotivasi untuk melaksanakan kegiatan penelitian tindakan kelas di kelas masing-masing. Dengan begitu kita secara bersama-sama telah berhasil mengembangkan potensi kita sebagai guru dan telah berupaya memperbaiki kualitas pengajaran yang kita lakukan. Selain itu dengan melakukan penelitian tindakan kelas, kita pun dapat mengajukan kenaikan pangkat dan golongan ke tingkat yang lebih tinggi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MENULIS DI KELAS RENDAH DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS II SDN SAWAH KULON
Kokom Komara SD Negeri Sawah Kulon UPTD Pendidikan Kecamatan Pe Sawah an Kabupaten Purwakarta e – mail komaraumi87@gmail.com
ABSTRAK Keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang perlu dimiliki para siswa, karena keterampilan menulis bersifat fungsional bagi pengembangan diri. Baik untuk melanjutkan studi, maupun untuk terjun ke masyarakat. Oleh sebab itu, keterampilan merupakan tujuan dalam pengajaran bahasa Indonesia. Namun pengajaran menulis di sekolah belum berjalan dengan baik. Rendahnya minat siswa dalam pembelajaran menulis dan cara guru mengajar kurang bervariasi, dipengaruhi faktor intern yaitu faktor yang terdapat dalam diri anak dan faktor ekstern yaitu faktor yang mempengaruhi tingkah laku anak. Rumusan masalah dalam penelitian ini mengenai langkah-langkah pembelajaran menulis, hasil pembelajaran menulis di kelas rendah dengan media gambar, dan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan nilai postes. Berdasarkan hasil penelitian bahwa langkah-langkah pembelajaran menulis di kelas rendah dapat meningkatkan keberhasilan dalam pembelajaran menulis dengan hasil rata-rata pada siklus I pretest 5,8 dan hasil postes 6,3 Siklus II Rata –rata Pre-tes 6,5 dan hasil postes 7,7 dan pada siklus III hasil rata-rata pre-tes 8.1 dan hasil postes 9,6 sedangkan KKM 7,0 terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan nilai postes, ternyata kegiatan siklus I, II, dan III mengalami kenaikan maka dinyatakan penelitian ini valid atau berhasil. Model pembelajaran dengan media gambar ini untuk siswa kelas rendah yaitu kelas I, II, dan III yang menjadi objek penelitian yaitu siswa kelas II. Metode yang penulis gunakan yaitu metode eksperimen semu sedangkan teknik penelitiannya adalah pengumpul data dan teknik pengolahan data. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk siklus yang terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan ( planning ) , tindakan (action) , pengamatan (observing) , dan refleksi (reflecting) . Penerapan Model Pembelajaran Menulis di Kelas Rendah dengan Media Gambar pada Siswa Kelas II SDN Sawah kulon menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis dengan media gambar. Terbukti siswa sudah bisa menggunakan dan mengembangkan kata-kata sendiri pada pembelajaran menulis.
Selanjutnya sila baca langsung buku ini. Kelebihan buku ini adalah di dalamnya ada tiga PTK yang dapat dijadikan contoh dan referensi Bapak dan Ibu Guru SD.
Andriany, Reny HBC: Kisahku/Reny Andriany; Editor, Neneng Hendriyani cet.1-2019 Ukuran: 14.8 x 21 Jumlah Halaman viii+86
30 hari bercerita lahir sebagai jawaban atas tantangan di instagram oleh akun @30haribercerita. Aku membuat tulisan hanya sekedar hobi, tidak pernah berani untuk melakukan publikasi. Entah kenapa, di tahun 2019 ini sepertinya membawa energi positif yang luar biasa untuk berliterasi. Alhamdulillah 30 puluh hari sudah tantangan tersebut terselesaikan dengan baik, dan Allah sang Maha Baik, karena berkat semua yang diberikan olehNya kumpulan kisah ini mengalir begitu saja dengan mudah. Terimakasih kepada teman-teman di instagram yang telah mendukung melalui like, komen dan DMnya, tanpa kalian, mungkin keberanian untuk mewujudkan kisah ini menjadi sebuah buku hanyalah angan-angan belaka. Kisah ini menceritakan tentang sebuah hubungan yang hanya sekedar teman untuk berbagi cerita, meski pertemanannya adalah pertemanan yang tidak biasa. Tetap Tidak Maju, Tetap Tidak Mundur karena masing-masing telah nyaman di tempatnya. “Aku” dalam kisah ini adalah seorang yang sangat mempercayai “kamu” meski baru dua bulan mereka saling mengungkap rindu. “Kamu” dalam kisah ini sangat peduli kepada “aku” sampai kadang
membagi perhatian dengan penuh kehati-hatian. “Aku” dan “kamu” dalam kisah ini saling menjaga tanpa rasa curiga, saling merindu tanpa rasa cemburu. “Aku” dan “kamu” dalam kisah ini mungkin saja terjadi dalam kehidupan nyata di antara selaksa peristiwa. Terakhir, semoga dari kisah ini bisa disukai oleh para penyuka kata, dan ada hikmah yang bisa diambil dari tiap cerita. Dan untuk para pemula seperti, teruslah berkarya dan wujudkan cita-cita.