KUNCI EMAS PEMBUKA PINTU MASA DEPAN: Kumpulan Kata Bijak dalam Akrostik

Penulis          :  Juhanda

QRCBN         :  62-839-2961-362

Penyunting   :  Kokom Komara

Lay out          : Tim CMJ

Desain Sampul: Hapiah Wardah

Cetakan Pertama, Mei 2024

Buku ini  berjudul “Kunci Emas Pembuka Pintu Masa Depan: Kumpulan Kata Bijak dalam Akrostik”. Sebuah buku yang berisi kutipan kata-kata bijak dan peribahasa yang dikutip dari para ahli, baik dari dalam maupun luar negeri. Kata-kata bijak dan peribahasa  tersebut  dirangkai dalam sebuah puisi Akrostik yang merupakan rangkaian kata-kata yang memberikan inspirasi, motivasi, dan pemahaman tentang cara menata hidup dengan bijaksana, memiliki kekuatan untuk mengubah pandangan orang terhadap hidup, serta memberikan arahan dan dorongan untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan. Semoga dengan membaca buku ini dapat  memberikan panduan untuk menghadapi setiap situasi dengan kedewasaan dan kebijaksanaan dalam menata hidup. Sebab dalam menjalani kehidupan, kita dihadapkan pada berbagai tantangan, kegagalan, dan keputusan sulit

Akrostik adalah syair atau puisi yang dibentuk dari rangkaian huruf yang mengawali atau mengakhiri tiap barisnya. Akrostik berasal dari bahasa Yunani, akrostichis, berarti sajak yang barisnya disusun sesuai huruf awal kata atau kalimat. Semua baris dalam puisi akrostik memiliki deskripsi topik yang penting. Puisi akrostik dianggap sebagai langkah paling mudah yang bisa dilakukan oleh penulis.  Dengan puisi akrostik, penulis bisa belajar mengaitkan kalimat dengan kata yang sudah ditentukan sebelumnya. Kesimpulannya, puisi akrostik adalah puisi yang dibentuk dari rangkaian huruf tiap kata atau kalimat dalam suatu baris. Kata yang digunakan adalah istilah-istilah yang ditemukan di sekolah.

SISWA

S     ~  “Satu tanda khusus dari keseluruhan ilmu pengetahuan adalah kekuatan pendidikan.”

I       ~ “Ilmu tanpa amal adalah omong kosong. Amal tanpa ilmu adalah kesesatan.”

S     ~ “Setiap orang bisa belajar, hanya saja tidak pada hari yang sama atau dengan cara yang sama.”

W   ~ Walau”Kondisi kehidupan yang sulit sangat diperlukan untuk menghasilkan yang terbaik dalam kepribadian manusia.” – Alexis Carrel

A     ~ “Akar pendidikan itu pahit, tapi buahnya manis.”

SISWI

S          ~ “Seseorang tidak harus dilahirkan dengan keberanian, tapi dia dilahirkan dengan potensi. Tanpa keberanian, kita tidak dapat mempraktikkan kebajikan lain dengan konsisten. Kita tidak bisa menjadi baik, benar,            penyayang, murah hati, atau jujur.” (Maya Angelou)

I           ~ “Ini bukanlah waktu untuk kemudahan dan kenyamanan. Ini adalah waktu untuk berani dan bertahan.” (Winston Churchill)

S          ~ “Sikap rendah hati akan membantumu belajar dan tumbuh.” (Unknown)

W        ~ Wajib diperhatikan detail, karena kesuksesan tersembunyi di dalamnya. (Unknown)

I           ~ “Indeks terbaik untuk karakter seseorang adalah bagaimana dia memperlakukan orang yang tidak bisa membantunya, dan bagaimana dia memperlakukan orang yang tidak bisa melawan.” (Abigail Van Buren)

BELAJAR

B     ~ “Belajarlah sejak dini, karena ilmu adalah perhiasan yang tidak akan pernah pudar.” (Ali bin Abi Thalib)

E       ~ Etika”dalam proses belajar, kita merajut benang waktu untuk menciptakan kain cerita pribadi.”

L       ~ Lembaran putih yang berisi”Setiap kata yang dipelajari adalah batu fondasi untuk membangun katedral pengetahuan.”

A       ~ A little progress each day in your self is ads thing up to big result.” (Sedikit kemajuan setiap hari di dalam dirimu menambah sesuatu hingga hasil yang besar.)

J ~ “Jangan pernah menyerah pada belajar, karena pengetahuan adalah kekuatan.” (Anonim)

A       ~ Al ilmu bilaa ‘amalin kasyajari bila tsamarin.” (Ilmu tanpa amal atau praktek seperti pohon yang tidak berbuah.

R       ~ Ruang”setiap pelajaran adalah kanvas kehidupan, dan pengetahuan adalah catatan sejarah yang abadi.”

BIONARASI

Juhanda, S.Pd., lahir di  Purwakarta, tepatnya pada tanggal 15 Agustus 1976. Beralamat di Gang Kalapa Kampung Cibaragalan Desa Ciwangi Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta, Mempunyai seorang istri yang bernama Sri Rahayu,  dan seorang putri yang bernama Salma Ayunda Zahra. Seorang penggiat Ekstrakurikuler Pramuka dan aktif di kepengurusan PGRI Korwil 2 Kecamatan Bungursari. Sekarang bekerja sebagai guru SDN 1 Cikopo.

Si Petutur Ilmu dan Guratan Awan: Kumpulan Puisi Terima Kasih Guruku

Si Petutur Ilmu dan Guratan Awan: Kumpulan Puisi Terima Kasih Guruku

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

All Right Reserved

Penulis          :  Siswa-siswi Kelas VI SDN 1 Cikopo

QRCBN         :   62-839-5200-053

Penyunting   :  Kokom Komara, Juhanda

Lay out          : Tim CMJ

Desain Sampul: Hapiah Wardah

Cetakan Pertama, Mei 2024

Buku Puisi ini merupakan karya terbaik siswa kami dalam bidang literasi. Berawal dari pengumpulan naskah ketika Hari ulang Tahun PGRI tahun 2023 anak-anak banyak yang mengirimkan ucapan selamat, baik berupa puisi maaupun prosa. Dari situlah kami mempunyai inisiatif untuk mengumpulkan puisi-puisi tersebut. Untuk melengkapi naskah, maka setiap kegiatan literasi yang dilaksanakan setiap hari Selasa seluruh siswa  kelas VI diberi tugas untuk membuat puisi ucapan terima  kasih kepada guru. Karya siswa dikurasi dan akhirnya disusun menjadi sebuah buku yang kini bisa dibaca dan dinikmati oleh pembaca .

Karya kecil ini sungguh sangat menyentuh karena dengan berbagai ungkapan, sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih atas perjuangan, dedikasi guru, mereka ungkapkan secara bebas dan lugas. Berharap terjaga keasliannya sebagai bahasa anak, maka kami hanya mengedit bagian-bagian tertentu saja.

“Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Dan orang-orang yang masih terus belajar akan menjadi pemilik masa depan.” (Kepala SDN 1 Cikopo, Nurmilati, S.Pd)

Daftar Isi

Kata Pengantar. iv

Sekapur Sirih. vi

Testimoni vii

Testimoni viii

Daftar Isi ix

KELAS 6 A   1

  1. Guruku Pelitaku (Bilka Ambara Arumbono) 3
  2. Tanpamu Takkan Ada Yang Aku Bisa (Dewi Nurwati) 5
  3. Aku, Guruku dan Masa Depanku (Alya Putri Nurrachadiawan) 7
  4. Insan Yang Mulia (Defriani Almaira A) 9
  5. Guruku Tidak Berpasrah (Audia Jelita) 11
  6. Guru Sungguh Luar Biasa (Dwi Fihatini) 13
  7. Guruku Cahaya yang Menyinariku (Adinda kirani) 15
  8. Pengabdi untuk Bangsa (Haifa Anindya) 17
  9. Terima Kasih Guruku (Adila Septriani) 19
  10. Tidak Ingin Kehilanganmu (Hafizah Oktaviani) 21
  11. Puisi untuk  Guru (Insan Nurpilana) 23
  12. Bagai Mentari Menerangi Dunia (Arkha Septyan Winardy) 25
  13. Asalamualaikum Guruku (Adam Fadillah) 27
  14. Guruku Pahlawanku (Hanifah Maulida) 29
  15. Terima kasih Guruku (Anita Syifa Pratama) 31
  16. Guruku Pembimbing (Faiqa Fajriyani Sugiarto) 33
  17. Puisi Guruku (Amirah Imaria Azahra) 35
  18. Puisi Guruku (Dede Sopiyan) 37
  19. Di Hari Guru (Irki Alfarizi) 39
  20. Guruku Penyemangatku (Fabrizio Ahmad Rizqy Ramadhan) 41
  21. Guruku Engkaulah Cahaya (Adara Fimela Azis) 43
  22. Tulusnya Guruku (Lisnawati) 45
  23. Hari Guru Sedunia (Indra Setiawan) 47
  24. Guruku yang Mengasihiku (Jovi Mulyadi Firdaus) 49
  25. Guruku tak Bosan Mengajariku (Ahmad Jalani) 51
  26. Guruku Tercinta (Haikal Mustafa Hidayat) 53
  27. Kau  sangat Mulia (Galih Surya Permana) 55
  28. Kau Guruku (Anugrah Nur Saputra) 57

KELAS 6 B   59

Lentera Kehidupan : Sehimpun Puisi Akrostik

Penulis: Dhika Cahya Ramadhan [et al]
ISBN : 978-623-6581-44-5
Penyunting: Kokom Komara (Umi)
Lay out: Neneng Hendriyani
Desain Sampul: Cahsantri
Cetakan Pertama, Februari 2022
Penerbit
Cakrawala Milenia Jaya
Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12
Cibinong – Bogor Jawa Barat
cakrawalamileniajaya@gmail.com
https://cakrawalamj.co.id
IG: cakrawalamilenia
Jumlah halaman xviii+80

Lentera Kehidupan: Sehimpun Puisi Akrostik (sumber: Dokumentasi CV Cakrawala Milenia Jaya)

Penulis:
Siswa dan orang tua kelas VI C SDN Sawahkulon
Editor:
Kokom Komara
Supervisor:
Elia Heryanah (Kepala Sekolah SDN Sawahkulon)
Guru-guru SDN Sawahkulon
Ade Nana.R
Sohibudin
Asep Robby
Siti Nani Sumirah
Dedi Mulyadi
Maya Sari Nurdin
Yuri Kristie Yanuari
Heti Nurhayati
Dwi Yayu Purwanti
Endang Saepudin
Cecep Rudi Hartono
Eti Susilawati
Yayat Suryati
Tuti Sumiati
Nurhabibah
Ai Siti Supriatin
Dewi
Dena
Yeni
Evi Nafisah
Yayah
Tutty Mardini

Buku Kumpulan Puisi dan Cerita Akrostik siswa kelas VI C SDN Sawahkulon yang berjudul “Lentera Kehidupan” ditulis oleh 26 siswa dan 26 orang tua. Kesederhanaan isi buku ini sengaja dibuat original supaya terlihat keasliannya. Bahasa yang digunakan merupakan bahasa anak yang dituliskan sesuai isi hatinya. kalimat yang digunakan juga berkisar pada kehidupan keseharian siswa, baik waktu bermain, olahraga, kasih sayang orang tua, dan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Walaupun di sana-sini masih banyak kekurangan tetapi kami sangat berharap buku ini merupakan sebagai bentuk penghargaan dan motivasi kepada siswa agar lebih giat dan menyenangi kegiatan tulis-menulis.
Puisi Akrostik mudah dipelajari dan sesuai bagi siswa

Sekolah Dasar dalam belajar membuat puisi. Kekhasan puisi Akrostik adanya penggunaan huruf awal pada setiap larik yang harus sesuai dengan huruf-huruf pada judul puisi yang disusun secara vertical. Puisi Akrostik telah dikenal sejak jaman Yunani Kuno, sebagai bentuk puisi yang disukai pada saat itu. Para penulis terbantu dalam menulis puisi yang sarat makna, sekaligus memiliki nilai keindahan, baik unsur diksi maupun unsur imaji. Karena puisi Akrostik membimbing proses emotif, kognitif, estetik, dan artistic.


Kehadiran buku ini semoga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literasi di SDN Sawahkulon. Menurut DR, H. Purwanto, M.Pd sebagai kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta dalam sambutan buku “Purnama Merindu” mengatakan bahwa: “Literasi tidak bisa dilepaskan dalam dunia pendidikkan. Literasi merupakan bagian dari kompetensi Pendidikan abad-21. Literasi menjadi sarana semua warga sekolah dan dunia Pendidikan dalam mengenal, memahami, dan menerapkan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan budi pekerti, sebagai wujud keberliterasian adalah kemampuan menulis karya dalam bentuk buku.”

Pasawahan, 16 Januari 2022
Penyusun
(Guru kelas VI C SDN Sawahkulon)
Kokom Komara
(Umi Komara)

Pola pembelajaran yang berubah dari tatap muka menjadi BDR berdasarkan simulasi dapat menyebabkan learning loss peserta didik lebih besar pada penurunan kemampuan akibat libur sekolah. Selain itu, kesenjangan capaian belajar yang disebabkan oleh perbedaan akses dan kualitas selama PJJ, terutama untuk peserta didik dari sosio-ekonomi menengah bawah. Pada masa pandemi COVID-19 ini menunjukkan sedikit atau pun tidak ada kemajuan saat BDR dimana learning loss paling menonjol berada pada peserta didik yang kondisinya kurang beruntung. Dengan adanya buku ini Guru Kelas VI C mencoba menggiring siswa ke arah yang kreatif dengan mengembangkan daya imaji siswa yang ditorehkan dalam bentuk tulisan dengan tujuan mengurangi learning loss keadaan yang dialami siswa. Selamat kepada kelas VI C, terus berkarya untuk Sekolah kita.
Kepala SDN Sawahkulon
Hj.Elia Heryanah,S.Pd

Kegiatan literasi kelas sebenarnya adalah bagian dari kegiatan literasi sekolah, identik dengan aktivitas membaca dan menulis. Gerakan Literasi Sekolah dikembangkan berdasarkan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti, yang bertujuan untuk menjadikan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan bagi siswa, guru dan tenaga kependidikan Permendikbud No.23 tahun 2015).
Buku lentera Keehidupan yang ditulis oleh siswa kelas VI C SDN Sawahkulon merupakan suatu usaha atau kegiatan yang bersifat partisipatif dengan melibatkan Sekolah, orang tua/wali murid peserta didik dan penerbit dengan dukungan kolaboratif. Upaya yang ditempuh untuk mewujudkannya berupa pembiasaan membaca peserta didik. Pada tahap pengembangan, dan pembelajaran. Variasi kegiatan dapat berupa perpaduan pengembangan keterampilan reseptif maupun produktif. (Desain Induk

Gerakan Literasi Sekolah, Selamat kepada anak-anak kelas VI C beserta orang tua yang sudah berhasil membukukan karyanya. Smoga akan lahir-buku-buku selanjutnya karya siswa dan guru.
Pengawas Bina SD
Kacamatan Pasawahan
Hj.Ida Hidayah Ariani,S.Pd

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) adalah kegiatan belajar mengajar antara pendidik dan peserta didik dengan lokasi terpisah sehingga memerlukan system telekomunikasi interaktif untuk menghubungkan keduanya dan berbagai sumber daya yang diperlukan di dalamnya. Saat ini PJJ dilakukan melalui berbagai media seperti Google Meet, Zoom Cloud Meeting, Cisco Webex, dan lain sebagainya. Glosarium Belajar dari Rumah (BDR) adalah kebijakan pendidikan tentang peralihan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan menjadi pembelajaran di rumah akibat Pandemi COVID-19. Buku Sehimpun Puisi dan cerita Akrostik yang di tulis oleh 26 siswa kelas 6 c SDN Sawahkulon yang di gagas oleh guru kelas VI C ibu Kokom Komara, S.Pd.,M.Pd (Umi,K) merupakan bentuk Pembelajaran Jarak Jauh dengan memanfatkan media WhatsApp. Selamat kepada siswa kelas 6 C yang kreatif menuliskan karya sebagai bentuk kegiatan Literasi yang semakin berkembang di SDN Sawahkulon.
Pasawahan, 16 Januari 2022
Korwil VI
Ayi Engkar Kosasih, S.Pd.,M.Pd