Penulis : I Made Kridalaksana
ISBN : 978-623-6581-47-6
Penyunting : Neneng Hendriyani
Desain Sampul & Layout Cover Dalam: Cahsantri
Cetakan Pertama, Maret 2022
Penerbit
Cakrawala Milenia Jaya
Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12
Cibinong – Bogor Jawa Barat
cakrawalamileniajaya@gmail.com
https://cakrawalamj.co.id
Ig: @cakrawalamilenia
Jumlah halaman viii+55

Kumpulan puisi “Si Hijau” ini memuat 50 puisi yang merupakan penciptaan dalam kurun waktu 2021 sampai 2022. Bukan kebetulan, angka 50 ini merupakan angka istimewa sebagai kado bagi diri penulis sendiri yang tahun ini genap berusia setengah abad. “Si Hijau” itu sendiri adalah “gelar” yang penulis berikan kepada sepeda motornya sendiri yang warnanya memang hijau. Pada konteks puisi pada buku ini, “Si Hijau” bagi penulis bukanlah semata representasi makna leksikal motor yang dalam bentuk fisiknya selalu menemani perjalanannya tetapi sekaligus juga merupakan makna simbolis dari kesetiaan, kekuatan serta ketangguhan dalam menghadapi hidup dengan segala dinamikanya.
Puisi-puisi pada buku ini mengambil tema-tema sederhana dari fenomena amatan serta pengalaman keseharian penulis. Tema-tema yang dihadirkan lebih banyak berupa ajakan, permenungan, peringatan, bahkan kritik untuk lebih mengenal diri serta kewajiban yang melekat. Meski ada satu dua puisi yang hadir dengan majas sebagai penghias sekaligus pengkias namun lebih banyak puisi di sini ditulis laiknya berita dengan diksi yang polos tanpa dibumbui majas sama sekali. Dengan kepolosan ini diharapkan “Si Hijau” dapat dicerna serta diinterpretasi dengan mudah sehingga pesannya pun dengan mudah sampai ke hati pembaca.
I MADE KRIDALAKSANA lahir di Bongkasa, Badung, Bali, tahun 1972. Pendidikan terakhir S2 Linguistik di Universitas Udayana Denpasar (2007). Kini, guru di SMA Negeri 2 Mengwi. Puisi-puisi penulis pada antologi bersama antara lain: “Mengunyah Geram” (2017), “Senyuman Lembah Ijen” (2018), “Kunanti di Kampar Kiri, Antologi Puisi Penyair ASEAN” (2018), “Puisi untuk Lombok dan Nusa Tenggara Barat” (2018), “Bulu Waktu, Buku Puisi Sastra Reboan #3” (2018), “Saron” (2018), “A Skyful of Rain, Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival” (2018), “Antologi Puisi Sang Guru” (2019), “Semesta Jiwa” (2020), “Pandemi Puisi, Antologi Bersama Melawan Covid-19” (2020), “Rantau, Dari Negeri Poci” (2020), “Alumni Munsi Menulis” (2020), “Buku Kumpulan Karya Sastra Covid-19” (2020), “Menikah yang Menikam” (2020), “Perempuan Pengantin Puisi dalam Opera Tujuh Purnama” (2021), dan lain-lain. Puisi-puisinya juga pernah dimuat di sejumlah media cetak seperti Bali Post, Pos Bali, Nusa Bali serta pada media sosial facebooknya @Laksanak Rida. Tulisan penulis pernah dimuat di Bali Post, Bali Express, Denpost, Pos Bali, Apajake.id, tatkala.co, beritadisdik.com, umakaladanews.com, dan lain-lain. Penulis pernah diundang pada Kemah Sastra Nasional di Banyuwangi (2018) serta peserta terpilih Borobudur Writer and Cultural Festival (BWCF) di Yogyakarta dan Magelang (2019). Penulis juga mengajar privat Bahasa Inggris dan Korea secara online @kalepro_bali. E-mail:balikaelpro@yahoo.com. Telp/WA. 08123610821