Antologi Puisi: IPA dalam Puisi Toge

Dokumentasi CMJ

Penulis:

Suryani,  Cut Yasmin, Poppy Aulia Septika, Nurul Iman, Irfan, dkk

Penerbit: CV Cakrawala Milenia Jaya

Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12

Cibinong – Bogor Jawa Barat

cakrawalamileniajaya@gmail.com

https://cakrawalamj.co.id

Ig: @cakrawalamilenia

Cetakan Pertama, Agustus 2021

ISBN: 978-623-6581-26-1

Editor: Neneng Hendriyani

Penata Letak: Ayoe

Desainer Sampul: Cahsantri

xiv + 210 halaman; 14 cm x 20 cm

Menulis materi pelajaran dengan cara yang unik dan menyenangkan bukanlah perkara mudah, apalagi bila ditulis dalam bentuk puisi singkat seperti puisi toge. Namun, guru-guru IPA Kabupaten Pidie Jaya ini telah berhasil membuktikan kemampuan mereka dalam memahami karakter peserta didiknya dalam belajar IPA dengan menghasilkan karya yang luar biasa, yaitu menulis materi pelajaran “IPA dalam Puisi Toge.”

Puisi adalah ungkapan hati yang ditulis dengan ketentuan dan syarat tertentu yang mengikat. Dengan puisi semua pesan dan keinginan penyairnya dapat disampaikan kepada pembaca dengan mudah. Begitu pula “IPA dalam Puisi Toge” ini. Demi memudahkan peserta didik memahami beberapa istilah dan materi IPA yang akan mereka pelajari sejak kelas 7 hingga 9 SMP para guru ini berusaha menulis puisi toge tersebut. Semua pesan baik yang tersirat maupun tersurat disampaikan dengan cara yang unik. Sehingga diharapkan semua peserta didik dapat memahami dan mengambil pesan tersebut sebagai bekal hidup di masa yang akan datang.

IPA sebagai mata pelajaran yang menjadi dasar pengetahuan bagi manusia ini adalah mata pelajaran wajib yang harus dikuasai oleh peserta didik kelas 7-9 SMP. Di dalamnya ada materi tentang biologi, fisika, dan kimia. Itu sebabnya di dalam buku ini pembaca akan menemukan materi-materi mengenai ketiga kelompok ilmu pengetahuan tersebut.

Ada beberapa puisi yang memiliki judul sama dengan isi berbeda tetap dipertahankan di dalam buku ini. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik dapat tetap mempelajari materi mengenai hal tersebut secara komprehensif dan holistik.

Sebuah ide yang cemerlang yang dikemukakan oleh Pengawas Pembina dalam mengajak semua guru IPA se-kabupaten Pidie Jaya menulis buku ini. Sungguh tanpa ide yang luar biasa ini, buku ini tidak akan sampai ke tangan pembaca.

Salut dan bangga kepada, guru-guru hebat Tanah Rencong, penulis buku ini semua. Anda luar biasa! Buku ini adalah bukti bahwa Anda semua tidak berhenti berinovasi dalam menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik tercinta. Semoga kerja keras, usaha, upaya, dan semua budi baik kalian menjadi catatan amal ibadah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bogor, Agustus 2021

Editor

Neneng Hendriyani

Midang Togé Munggaran

Penulis: Aas Wastinah

ISBN : 978-623-6581-09-4

Editor: Umi Komara

Lay out: Neneng Hendriyani

Desain Sampul: cahsantri

Nyieun sajak hususna sajak Sunda, lain perkara gampang. Butuh waktu pikeun ngotrétkeun ideu jadi runtuyan kalimah anu ngawirahma tur munel ka eusi haté pangarangna, nu dipalipirkeun (diksi) dina unggal padalisan. Saperti Buku Sajak pondok nu katelah sajak Sunda Togé.

Puisi TOGÉ mangrupakeun akronim “Tiga Ornamen Genap”. Lamun dibéjérbéaskeun saperti kieu, tilu hartosna sapadana aya tilu palalisan. Judulna bisa sa kecap atawa leuwih. Ornamén hartosna dina sapadalisanana aya opat engang Genap hartosna sapadana aya dua welas engang.

Estetis, semantis, diréka ku pilihan kecap (diksi) nu murwakanti sangkan ngeunaheun dibacana. jeung lain mangrupakeun kalimah nu nyambung tapi unggal padalisan miboga harti nu mandiri.

Buku Tunggal kumpulan Puisi Togé nu diserat ku Aas Wastinah anu judulna “Midang Togé Munggaran” aya harepan bisa jadi referensi utamana pikeun panglengkep, suplémén, pendamping buku utama, dina pangajaran Basa Sunda utamana pangajaran Sajak. Leuwih jauh bisa kaala mangpaatna pikeun ngaronjatkeun wiwaha pangajaran Basa Sunda di masarakatna turta bisa ngagedurkeun sumanget kreativitas tulis-tinulis.

SYAIR YANG BERBISIK: ANTOLOGI PUISI GURU PEMBELAJAR

Syair Yang Berbisik: Antologi Puisi Guru Pembelajar Copyright © MalukuBelajar Penulis: Malukubelajar ISBN: 978-602-53493-2-4 Editor: Neneng Hendriyani Penyunting dan Penata Letak: Tim CV Cakrawala Milenia Jaya Desain Sampul: Why Boedy Cetakan Pertama Desember 2018 Penerbit Cakrawala Milenia Jaya Bumi Karadenan Permai Blok AA 8 No. 11-12 Cibinong – Bogor Jawa Barat Telp. 08136336202 – 085715773482 cakrawalamileniajaya@gmail.com web: http://cakrawalamj.co.id Belajar, Maluku Syair Yang Berbisik: Antologi Puisi Guru Pembelajar /Maluku Belajar.; Editor, Neneng Hendriyani -cet.1-2018 Ukuran: 14.8 x 21 Jumlah Halaman x+142

Puisi adalah nyanyian jiwa. Tiap perasaan yang lahir dalam interaksi antarmanusia dapat melahirkan puisi yang indah. Siapa pun bisa menulis puisi asalkan ada keinginan yang kuat. Para guru pembelajar di grup telegram Maluku Belajar telah membuktikannya.

Ketentuan Naskah Buku

Setelah setahun beroperasi dan menerima naskah dari para penulis kiranya perlu disampaikan kembali KETENTUAN NASKAH yang diterima oleh tim CV Cakrawala Milenia Jaya (CMJ). Mohon kepada penulis yang hendak mengirimkan naskahnya ke Tim CV Cakrawala Milenia Jaya (CMJ) dapat menyesuaikan diri.

  1. Naskah dikirim dalam bentuk dokumen (.doc)
  2. Naskah ditulis utuh dengan urutan sebagai berikut:
    • Halaman judul
    • Halaman persembahan
    • Motto penulis (optional)
    • Kata pengantar
    • Daftar isi
    • Daftar tabel (optional)
    • Daftar gambar (optional)
    • Bab-bab
    • Daftar pustaka
    • Foto (optional)
    • Biografi penulis
  3. Naskah dikirim dalam satu file utuh (tidak dipisah-pisah)
  4. Naskah dikirim ke email: cakrawalamileniajaya@gmail.com

Berikut ini jenis naskah yang diterima di CV Cakrawala Milenia Jaya

  1. Materi Pelajaran
  2. Kumpulan Cerpen
  3. Novel
  4. Kumpulan Puisi
  5. Cerita Anak
  6. Cerita Mini
  7. Pentigraf

ALBATROS

ALBATROS Copyright © Neneng Hendriyani, 2018

Penulis: Neneng Hendriyani

ISBN: 978-602-53493-6-2

Editor: Neneng Hendriyani

Penyunting dan Penata Letak: Tim CV Cakrawala Milenia Jaya

Desain Sampul: Eka Yulistia

Cetakan Pertama, Februari 2019

Hendriyani, Neneng ALBATROS/Neneng Hendriyani.; Editor, Neneng Hendriyani -cet.1-2019 Ukuran: 14.8 x 21 Jumlah Halaman ix+5

Alhamdulillah atas berkat rahmat dan hidayah-Nya aku dapat menyelesaikan buku kumpulan puisi ini. Ini adalah buku kumpulan puisiku yang kedua setelah “Setangkup Rindu Dari Masa Lalu”.

Bila pada buku pertama aku mengangkat tema tentang cinta yang tak sampai antara Yang Mulia Baginda Raja Hayam Wuruk dengan Dyah Pitaloka, maka di buku ini aku mengangkat tentang perjalanan hidup seorang gadis yang menanti Albatrosnya pulang. Albatross adalah seekor burung yang memiliki kemampuan terbang luar biasa. Ia hidup di belahan dunia yang cukup ekstrim. Sangat berbeda dengan iklim tropis yang biasa menemani si gadis tumbuh dan berkembang dari hari ke hari.

Melalui Albatros ini aku ingin menyampaikan pesan bahwa cinta bisa tumbuh begitu saja tanpa melalui pandangan pertama yang begitu dipuja manusia. Cinta sebagai sebuah perasaan yang halus dan jujur yang dimiliki oleh setiap insan ini bisa tumbuh dengan subur berkat upaya gigih dari seseorang yang menginginkannya tumbuh subur. Perbedaan yang muncul di antara kedua insan bukanlah faktor penghalang hadirnya cinta yang suci. Ia justeru menjadi perekat yang menyatukan seluruh perbedaan tersebut.

Memang lagi-lagi aku harus mengakui bahwa perempuan adalah makhluk yang lemah. Dengan seluruh kelembutan dan air matanya ia hanya bisa berharap dan berdoa. Lewat kidung doa yang panjang ia tak pernah berputus asa akan kehadiran kekasihnya. Dengan doanya pula ia yakin ia bisa melindunginya dari seluruh marabahaya yang mengancam keselamatannya.

Tiada tempat untuknya bertanya dan mengadu. Kepasrahan kepada Yang Maha Tinggi lah yang membuatnya kuat dan bertahan.

Bagaikan pungguk merindukan bulan, itulah gambaran kisah antara si gadis dengan Sang Albatros. Selama rembulan masih bersinar, Pungguk setia bertengger di dahan sambil tersenyum dari kejauhan. Bukanlah pertemuan yang ia sesali. Kenyataan pahit yang sedikit membuatnya kecewa karena ia terpaksa belajar untuk tetap kuat berdiri di dahan setiap malam. Bukan soal waktu kapan bisa bersatu tetapi mampukah ia melawan dirinya sendiri.

Raja Badai

Oleh: Neneng Hendriyani

Lanun samudera terapung-apung Digulung ombak malam jahanam Layar robek, tiang pun patah Palka penuh air sedada

Gelombang kian dansa Pongah tak beri ruang bertanya Apalagi sekedar doa Milik lanun penjarah harta

Ah, badai hempas karam sekuat tenaga Siur angin hancurkan pohon kelapa Gelombang naik ke daratan Pongah kabarkan dirinya

Ini aku Raja Badai datang Tiap 25 saka mengamuk Mengaduk laut Angkat bangkai karam, jarahan lanun samudera Digulung ombak malam jahanam

(Bogor, 13 Juni 2018)

Get this book through with special price.

Hati Yang Berbisik

Hati yang Berbisik
Kumpulan Sajak
Copyright © 2018 Cakrawala Milenia Jaya.
Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
All Right Reserved
ISBN
978-602-53493-0-0
Editor
Neneng Hendriyani
Desain Sampul & Layout Cover Dalam
Boedy Why
Penerbit
Cakrawala Milenia

Berpikir Semu
Berpikir bak sufi
Berkelakar ala dewa dewi
Dada membusung dipuja puji
Terkubur nyanyian lupa diri
Langkah hawa nafsu membara
Pikiran terimpit luka menganga
Dimata manusia memang berbeda
Di mata tuhan tetap sama
Nafsu angkara membuat merana
Jati diri hati harus kita kelola
Karena tuhan yang mencipta
Yang tak bisa musnah begitu saja
Kecuali kita balik ke alam fana
# MI, 04-01-2016
# Sajak sadar diri

Get this book through .