Penulis : Indiana Ngengat dan Nazimin Saily; Penyunting : Neneng Hendriyani; Lay out : Tim CMJ; Desain Sampul: Hawa; Cetakan Pertama, October 2023
Proses pemilihan kandidat pasangan gubernur/wakil gubernur dalam Pilkada Provinsi Jawa Barat 2018 menjadi hal yang menarik untuk dianalisis karena prosesnya berlangsung cukup lama dan berliku. Latar belakangnya, karena partai-partai politik pengusung utama seperti Nasdem, Demokrat, Golkar, Gerindra, PKS dan PDIP melakukan seleksi penjaringan dan pemilihan pasangan kandidat gubernur/wakil gubernur dengan pemahaman bahwa posisi Provinsi Jawa Barat dalam politik nasional sangat strategis.
Pengalaman adalah suatu hal atau peristiwa yang pernah dirasakan atau dialami seseorang pada masa lalu. Pada dasarnya, pengalaman merupakan salah satu unsur kehidupan yang tidak pernah lepas dari kehidupan manusia. Pengalaman demi pengalaman akan senantiasa muncul dan terekam dalammemori otak manusia.
Salah satu pengalaman yang sangat mengesankan sungguh terjadi saat penulis mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak ( PGP ) Angkatan 7. Di sini di kupas tuntas dari awal persiapan, proses Pendidikan dan juga perasaan serta harapan penulis dalam mengikuti program ini.
Buku ini berisi 100 pantun nasihat yang sangat bermanfaat bagi siapa pun yang menyukai kalimat-kalimat motivasi, dan nasihat. Buku ini dapat dibaca oleh semua kalangan usia dan gender.
Membaca pantun sama halnya dengan membaca petuah atau penuntun, ada bungkus ada isi. Membaca pantun sama artinya sedang melestarikan karya sastra lama warisan budaya nusantara. Seiring zaman pemilihan kata perkata tak lagi baku pada bahasa Melayu saja. Para pegiat literasi terus-menerus berupaya menghidupkan dan melestarikan macam-macam karya sastra lama. Salahsatu sahabat kami ini yang begitu antusias berkarya dan terus berkarya, di antaranya beliau menghasilkan karya dalam sebuah buku kumpulan pantun penuh inspirasi dan nasihat. Sangat merekomendasikan untuk membaca hasil karya beliau, agar dapat memahami ungkapan-ungkapan yang terdapat pada pantun karyanya (N. Maya Sari).
Penulis adalah seorang guru yang mengajar di SDN Sawahkulon, Pasawahan.
Buku SIKEPO MOAL ELEH ini disusun penulis berdasarkan pengalaman mengajar yang selama ini diterapkan dalam pembelajaran kewirausahaan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dimana aktivitas pembelajaran yang diterapkan awalnya dianggap tidak sesuai dengan standar pada umumnya karena selama ini kegiatan pembelajaran hanya dipahami sebatas guru menerangkan materi di depan kelas dan siswa harus mendengarkan serta paham tentang materi yang disampaikan lalu guru beranggapan bahwa semua materi belajar harus disampaikan secara tuntas tanpa pernah memikirkan apakah siswa paham dan mengerti tentang tujuan dari belajar itu sendiri.
Mengutip tulisan Roem Topatimasang dalam buku Sekolah itu Candu (1998) tentang hakekat pendidikan terhadap manusia bahwa merdeka adalah fitrah yang telah dibawa manusia sejak kehadirannya di dunia, maka Pendidikan sejatinya harus sejalan dengan hakekat tersebut. Karena manusia adalah penguasa atas dirinya sendiri, Paulo Freire yang merupakan salah satu tokoh pendidikan abad ke 20 menyampaikan bahwa tujuan akhir dari proses Pendidikan adalah memanusiakan manusia. Ki Hadjar Dewantara, tokoh pendidikan nasional, juga melontarkan konsep pendidikan adalah pendidikan yang memerdekakan. Dimana menurut beliau, merdeka berarti setiap orang bisa hidup tidak terperintah, mampu tegak karena kekuatan sendiri dan cakap mengatur hidupnya dengan tertib.
Cerita yang disampaikan dalam buku SIKEPO MOAL ELEH ini merupakan hasil pengalaman penulis selama mengembangkan model pembelajaran pada mata pelajaran kewirausahaan di SMK. Semoga pengalaman serta praktik baik yang telah dilaksanakan ini dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan guru dalam melaksanakan pembelajaran kewirausahaan di kelas sehingga mampu menghasilkan dan mencetak siswa dan juga alumni yang memiliki jiwa wirausaha agar mereka mampu mandiri dalam mengarungi kehidupannya di masa yang akan datang.
Kecintaan seorang Rekyan Setiati terhadap puisi telah ia tunjukkan pada Sehimpun Puisi berjudul “Mendayung Asa”. Karya Rekyan Setiati ini buah pena tunggal sebagai wujud dari buah perenungan, penghayatan, dan kristalisasi dari nilai-nilai kehidupan yang masuk ke ruang kontemplasinya. Pandangan dan kesan-kesan ibu Rekyan Setiati terhadap setiap fenomena yang ditemukannya telah ia ejawantahkan dengan bahasa yang lancar, fluent, dan mengalir. Hampir tidak ditemukan puisi yang rumit dan sulit dipahami. Setidaknya, karya Rekyan Setiati ini terbebas dari masalah yang sering dikeluhkan pembaca puisi. Hal ini secara sadar dan sengaja dilakukannya dengan harapan, karya-karyanya ini dapat menginspirasi dan memotivasi para pembaca.
Seorang Rekyan Setiati memiliki rasa haus menggali ilmu, sehingga ilmu yang diperolehnya terekspresikan dalam tulisan Rekyan Setiati yang terdiri dari Dalam Aksara, Sedekah Puisi, Akrostik Satukan Kalbu, Sedih, Berbisik ke Bumi, dan lain-lain.
Begitu nyata unsur-unsur puisi pada deret baris akrostik Mendayung Asa. Seolah pembaca berada dalam kisah yang tersaji di dalamnya. Puisi Mendayung Asa begitu hidup dan nyata. Pandailah Rekyan Setiati menghidupkan sebuah puisi.
Satu hal yang spesial dari antologi ini adalah 98 judul Akrostik. Dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Ibu Rekyan Setiati sebagai penulis menyajikan dan memberi warna puisi dalam ‘Mendayung Asa ini. Puisi sebanyak itu, ditulisnya dalam tempo yang relatif singkat. Mendayung Asa ditulisnya tak kurang dalam tiga bulan. Inilah pentingnya mengenal sosok Rekyan Setiati, karena kepiawaiannya dalam hal menulis puisi.
Di mata saya, ibu Rekyan Setiati ini seorang ibu rumah tangga yang luar biasa. Saya kagum atas produktivitasnya yang tinggi dalam menulis. Sebagai seorang ibu rumah tangga, tak kurang kesibukannya dalam mendidik dan mengasuh anak. Di selakesibukannya masih sempat meluangkan dan mencuri waktu untuk menulis. Pasti lelah. Tapi semua itu dikalahkannya dengan tekad yang kuat dan kerja keras. Saya membanggakan ibu Rekyan Setiati.
Sebagai seorang ibu di rumah tangganya, produktivitasnya ini hendaknya jadi teladan bagi semua ibu rumah tangga. Seolah-olah terngiang pesannya, betapa pun sibuk, pasti ada waktu luang untuk berkarya. Jangan jadikan kesibukan sebagai alasan untuk tidak berkarya.
Selamat, Bu Rekyan Setiati!
Maju terus, berkarya terus!
@ salam takjim dari Iyus Yusandi di Taman Asmaraloka KPPJB
Buku kumpulan puisi akrostik yang ditulis oleh seorang kepala sekolah ini sangat direkomendasikan untuk dimiliki. Pasalnya, melalui buku ini kita bisa belajar bagaimana mendeskripsikan seseorang melalui namanya sendiri dengan menggunakan sistem akrostik. Ini sungguh merupakan teknik yang unik dan menarik. Elia Heryanah melalui buku kumpulan puisi ini ingin berbagi pengalaman dan cerita bagaimana para guru yang bekerja bersama dengannya di sekolah seia sekata dalam gerakan literasi sekolah.
Penulis: Tirabidah Penerbit: CV Cakrawala Milenia Jaya Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12 Cibinong – Bogor Jawa Barat cakrawalamileniajaya@gmail.com https://cakrawalamj.co.id Ig: @cakrawalamilenia Cetakan Pertama, Oktober 2021 ISBN: 978-623-6581-37-7 Editor: Neneng Hendriyani Penata Letak: Hapiah Wardah Desainer Sampul: Cahsantri vi + 60 halaman; 14 cm x 20 cm
Sugesti dan Model Pembelajaran PBL dalam Peningkatan Motivasi dan Prestasi Belajar Teks Deskriptif (Source: Dokumentasi CV Cakrawala Milenia Jaya)
Buku ini ditulis berdasarkan hasil pemikiran dan penelitian sederhana yang dilakukan penulis selama mengajar Bahasa Inggris di sebuah sekolah menengah pertama di Aceh.
Dari apa yang sudah dilakukan penulis sebelumnya penulis mendapati kenyataan bahwa hanya 15 % siswa yang diajarnya mampu memeroleh nilai KKM 85 dan atau di atas 85 secara benar baik di ulangan harian, ujian tengah semester atau pun semester. Hasil ini tentu saja tidak memuaskan. Semua orang paham benar bahwa bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang perlu dikuasai dewasa ini. Bagaimana bisa mereka yang akan menjadi penerus bangsa ini tidak mampu mencapai batas Kriteria Ketuntasan Minimal yang sudah ditetapkan sekolah. Hal tersebut lah yang membuat penulis bergerak untuk memperbaiki keadaan dengan cara mengubah situasi dan kondisi yang tidak nyaman ini dengan memperbaiki strategi, metode, dan model pembelajaran, dan juga dengan merancang permainan (game) untuk PBM bahasa Inggris. Namun ternyata itu tidak mudah. Masih saja ada siswa yang belum termotivasi untuk belajar dan berubah. Mereka enggan membawa kamus dari rumah dan bahkan malas meminjamnya dari perpustakaan sekolah.
Alhamdulillah, berkat pemberian sugesti dan penerapan model pembelajaran PBL penulis akhirnya dapat tersenyum lega. Hasil prestasi belajar peserta didiknya meningkat. Semoga sekelumit pengalaman yang ditulis dalam buku ini dapat memotivasi rekan sejawat, guru Bahasa Inggris, di tanah air.
Penulis: Totoy Fadillah ISBN : 978-623-6581-39-1 editor: Neneng Hendriyani Lay out: Hapiah Wardah Desain Sampul: Cahsantri Cetakan Pertama, November 2021 Penerbit Cakrawala Milenia Jaya Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12 Cibinong – Bogor Jawa Barat cakrawalamileniajaya@gmail.com https://cakrawalamj.co.id ig: cakrawalamilenia Jumlah halaman xi+44
Sukses Pembelajaran Guru dengan Aplikasi Beesmart V 3.0 (Best Practice) (Source: Dokumentasi CV Cakrawala Milenia Jaya)
Penulisan best practice ini berawal dari rendahnya kemampuan guru dalam menggunakan komputer pada pelaksanaan ulangan harian dengan menggunakan computer based test. Faktor penyebabnya adalah : (1) kurangnya kompetensi guru dalam mengoperasikan teknologi computer, (2) kurangnya pengetahuan guru tentang pengoperasian teknologi komputer, (3) kurangnya kesempatan guru dalam mengikuti pelatihan teknologi computer dan (4) sebagaian guru alergi dengan adanya perubahan.
Best practice ini juga akan menguraikan penggunaan aplikasi beesmart dalam ulangan harian oleh guru-guru SMP Negeri 2 Tanjungsari.
Untuk menunjang kegiatan tersebut perlu diadakan in house training agar para guru memiliki kemampuan dalam menggunakan aplikasi beesmart V 3.0.
Kegiatan ulangan harian dilakukan melalui beberapa tahap diantara tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan pembimbingan dan pelatihan dan tahapan pelaksanaan ulangan harian.
Hasil pelaksanaan ulangan harian ke-1 pada item guru mampu meng-login aplikasi beesmart mencapai nilai 92% nilai terendah pada item penggunaan jadwal ulangan harian sebesar 48% dengan rata-rata 62%, sedangkan penilaian perorang dari 12 orang guru 1 orang memperoleh nilai tertinggi 100 dan 1 orang nilai terndah 28, 1 orang mendapat nilai 42, 1 orang mendapat nilai 44, 2 orang mendapat nilai 61, 1 orang mendapat nilai 64, 4 orang mendapat nilai 67 dan 1 orang mendapat nilai 75, rata-rata keseluruhan 62%. Hasil pelaksanaan ulangan harian ke-2 pada item guru mampu menglogin aplikasi beesmart mencapai 98% sedangkan nilai terendah pada item penggunaan jadwal ulangan harian, mengunduh hasil analisis UH dan mengunduh jawaban UH sebesar 67% dengan rata-rata 75%, sedangkan penilaian perorang dari 12 orang guru 1 orang guru memperoleh nilai tertinggi 100 dan 1 orang nilai terndah 53, 2 orang mendapat nilai … (sila baca selengkapnya di bukunya, ya).
Hak Cipta Dilindungi Undang-undang All Right Reserved Penulis: Totoy Fadillah ISBN : 978-623-6581-40-7 Editor: Neneng Hendriyani Lay out: Hapiah Wardah Desain Sampul: Nunu Cetakan Pertama, November 2021 Penerbit Cakrawala Milenia Jaya Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12 Cibinong – Bogor Jawa Barat cakrawalamileniajaya@gmail.com https://cakrawalamj.co.id ig: cakrawalamilenia Jumlah halaman xiii+53
Pendampingan Berkelanjutan Sukseskan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) (Best Practice) (source: Dokumentasi CV Cakrawala Milenia Jaya)
Buku yang diinspirasi dari hasil best practice yang dilakukan penulis ini merupakan buku yang penting dan dapat dijadikan salah satu contoh dalam pembuatan best practice.
Best Practice ini dilatar belakangi melalui pendampingan berkelanjutan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMPN 1 Tanjungsari. Kepala sekolah sebagai pimpinan dalam suatu lembaga pendidikan harus mempunyai konsep dalam upaya meningkatkan mutu sekolah. Pada abad ke-21 ini kemampuan berliterasi peserta didik berkaitan erat dengan tuntutan keterampilan membaca yang berujung pada kemampuan memahami informasi secara analitis, kritis dan reflektif. Setelah pengawas melakukan pemantauan kebiasaan peserta didik hanya sebatas berangkat, belajar dan pulang tanpa melakukan yang lainnya, guru pun sama hanya sebatas datang mengajar dan pulang, peserta didik enggan membaca perpustakaanpun kosong, mading-mading tidak diisi oleh kreativitas siswa. SMP Negeri 1 Tanjungsari sebagai salah satu sekolah yang akan melakasanakan program WJLRC menindaklanjuti dalam bentuk kegiatan dengan motto Tarima Jeung Nu Geulis singkatan dari Tanjungsari Maca jeng Nu Gemar Menulis. Melalui pendampingan secara berkelanjutan dalam melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah dilakukan dengan langkah-langkah tindakan pendampingan yaitu perencanaan pendampingan dan pelaksanaan pendampingan selama 3 kali pendampingan. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa dengan pendampingan berkelanjutan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dapat meningkat di SMPN 1 Tanjungsari, hal ini tebukti dengan meningkatnya nilai yang dicapai oleh sekolah dalam melaksanakan kegiatan GLS, diantaranya untuk indikator umum dari 35% naik menjadi 83%, indikator pembiasaan dari 57% naik menjadi 86%, indikator pengembangan dari 43% naik menjadi 86% dan indikator pembelajaran dari 66% naik menjadi 91%, sedangkan untuk rata-rata pencapaian indikator keberhasilan 51% menjadi 87%. Hasil kerja keras kepala sekolah dan tim GLS SMPN 1 Tanjungsari berhasil mendapat peringkat ke-4 sebagai sekolah terbaik pembinaan Gerakan Literasi Sekolah jenjang SMP Tingkat Kabupaten Bogor tahun 2018. Dampak yang dirasakan langsung oleh sekolah baik dalam pembelajaran maupun pembiasaan adalah: (1) Kebiasaan membaca baik bagi peserta didik maupun guru, (2) Terjadinya peningkatan nilai akademik dan non akademik, (3) Peserta didik berlomba-lomba untuk mengikuti suatu kegiatan berkaitan dengan literasi, (4) Kebiasaan berkreasi, (5) Aktif mengikuti kegiatan disekolah
Kepala sekolah sebagai pimpinan dalam suatu lembaga pendidikan harus mempunyai konsep dalam upaya meningkatkan mutu sekolah. Upaya-upaya harus dan terus dilakukan mengingat tantangan selalu berubah, sehingga dibutuhkan sikap kepemimpinan kepala sekolah yang inovatif. Kepala sekolah sebagai tenaga kependidikan yang bergerak paling depan mesti melakukan tindakan efektif sebagai upaya inovasi di sekolah. Salah satu upaya meningkatkan mutu sekolah adalah dengan dilaksanakannya program GLS. Seperti kita ketahui bahwa pada abad ke-21 ini kemampuan berliterasi peserta didik berkaitan erat dengan tuntutan keterampilan membaca yang berujung pada kemampuan memahami informasi secara analitis, kritis dan reflektif (2016:1).
SMPN 1 Tanjungsari merupakan sekolah yang berada di sebuah kecamatan yang jauh dari perkotaan, peserta didik yang sekolah di sana merupakan penduduk setempat yang sangat sederhana, setelah kami pantau ke lapangan kebiasaan peserta didik hanya sebatas berangkat, belajar dan pulang tanpa melakukan yang lainnya, guru pun sama hanya sebatas datang mengajar dan pulang. Kebiasaan yang terus seperti itu dalam lembaga sekolah tentunya akan merugikan baik bagi lembaga itu sendiri maupun bagi masyarakat khususnya peserta didik. Diperparah lagi peserta didik yang enggan membaca, di perpustakaan kosong bahkan tidak ada yang pinjam buku hanya rak-rak saja dengan buku-bukunya yang berjejer tanpa disentuh para siswa. Buku diperpustakaan baru bisa dipakai kalau ada guru yang inisiatif belajar di perpustakaan. Mading-mading yang seharusnya diisi oleh kreativitas siswa seakan hanya tempat untuk pajangan saja tanpa ada isinya, kalaupun ada hanya pengumuman jadwal ujian. Di ruang kelas pun sama tidak ada hasil kreativitas siswa yang menempel. Di dinding kelas hanya ada organigram, jadwal piket dan jadwal pelajaran. Begitupun dalam proses pembelajaran guru hanya mengajar langsung ke materi tidak memberikan kesempatan kepada peserta untuk membaca apalagi menggiring siswa ke perpustakaan hal ini tentunya harus segera diberikan pembinaan secara berkala kepada lembaga tersebut dan didorong untuk mengimplementasikan gerakan literasi sekolah (GLS).
Kesadaran tentang pentingnya literasi telah ditunjukkan pemerintah lewat program Penumbuhan Budi Pekerti (Permendikbud No.23 Tahun 2015), yang diwujudkan antara lain dalam bentuk Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Gerakan tersebut dimaksudkan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik. Sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Literasi Sekolah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengembangkan kegiatan Gerakan Literasi SMP Negeri 1 Tanjungsari (WJLRC) atau Tantangan Membaca dari Pemimpin Jawa Barat. Tantangan ini ditujukan bagi guru dan siswa di Jawa Barat mulai jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP) untuk membaca, memahami, menceritakan, dan menulis reviu dalam bentuk sederhana. Tantangan ini disertai dengan penghargaan/reward bagi guru dan siswa yang mampu memenuhi kewajiban membaca sejumlah tertentu buku dalam kurun waktu yang telah ditentukan.
SMP Negeri 1 Tanjungsari sebagai salah satu sekolah yang akan melakasanakan program WJLRC menindaklanjuti dalam bentuk kegiatan yang diberi nama Tarima Jeung Nu Geulis singkatan dari Tanjungsari Maca jeng Nu Gemar Menulis. Melalui motto tersebut diharapkan program GLS dapat terlaksana dengan baik dan mencapai hasil yang
optimal. Kenyataan di lapangan dalam mengimplementasikan program GLS tidak sesuai yang diharapkan karena baik peserta didik maupun guru belum sepenuhnya melaksanakan program yang telah dibuat oleh lembaga. Masih banyak peserta didik yang enggan membaca 15 menit sebelum belajar dengan alasan tidak membawa buku dan lebih asyik mengobrol atau mengganggu teman yang lain yang sedang membaca begitu juga guru belum terbiasa membaca bersama-sama apalagi disatukan dengan peserta didik.
Biografi penulis
Nama : H. TOTOY FADILLAH. S.Sn, M.Pd NIP : 19680203 199802 1 001 Tempat Lahir : Cianjur Tanggal Lahir : 03 Pebruari 1968 Jenis Kelamin : Laki-laki Agama : Islam Pangkat/Gol. Ruang : Pembina Tk 1 /IV b Jabatan Guru : Pengawas SMP Unit Kerja : Dinas Pendidikan Kab.Bogor Alamat Unit Kerja : Jl. Nyaman No. 01 Kel. Tengah, Kec. Cibinonng Kabupaten Bogor Alamat Rumah : BTN Visar Indah Pratama 2 Blok VZ/ 1G No. 04, Rt/Rw: 05/13 Kelurahan Cibinong, Kec. Cibinong, Kab. Bogor. Handphone : 0812 1220 2894
B. Riwayat Pendidikan
Sekolah Dasar Negeri Gunung Sari Lulus Tahun 1983
MTs Teladan Ciranjang Lulus Tahun 1986
SPG Al-I’anah Cianjur, jurusan SD Lulus Tahun 1989
Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Bandung, jurusan Seni Tari Lulus Tahun 1992
S-1 Sekolah Tinggi Seni Indinesia (STSI) Surakarta jurusan Seni Tari Lulus Tahun 1995
Akta IV Universitas Terbuka, Jurusan Seni Tari Lulus Tahun 1996
S-2 Universitas Pakuan Bogor Jurusan Administrasi pendidikan Lulus Tahun 2018 C. Pengalaman
Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya Kab. Bogor sampai Tahun 2016
Aktif di Forum MGMP Seni Budaya tingkat Propinsi Jawa Barat
Pengurus Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) Tahun 2020 s.d. sekarang
Pengurus Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) tingkat Kabupaten tahun 2020 s.d sekarang
D. Daftar Karya Seni Yang Pernah Diciptakan
Menciptakan tari kolosal “Gentala Aksara” tahun 2011 yang diikuti oleh 1000 peserta siswa-siswi SMP dan SMA se-Kabupaten Bogor dalam kegiatan memperingati Hari Pendidikan Nasional tingkat Kabupaten Bogor di Lapangan Tegar Beriman Kab. Bogor bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor
Menciptakan tari kolosal “Gema Madani” tahun 2012 yang diikuti oleh siswa-siswi SMP dan SMA se-Kabupaten Bogor dalam kegiatan memperingati Hari Pendidikan Nasional di lapangan Tegar Beriman Kab. Bogor bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor
Menciptakan karya tari kreasi baru “Dewi Shinta” Tahun 2012 dipagelarkan pada saat Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Kabupaten Bogor
Menciptakan musik dan tari kolosal “Gema Katulistiwa” tahun 2013 yang diikuti siswa-siswi SMP dan SMA se-Kabupaten Bogor di SICC Sentul Bogor tanggal 22 Mei 2013.
Menciptakan karya tari Upacara adat dan tari Nusantara Tahun 2013 dipagelarkan di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta
Menciptakan karya tari kreasi baru “Ratu Maemunah” Tahun 2013 dipagelarkan pada saat Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Kabupaten Bogor.
Menciptakan tari kolosal kreasi baru Nusantara berjudul “Oratorium Kadigjayaan Nusantara” Tingkat Nasional dalam rangka Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun PGRI Ke 76 di Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor Desember 2018
Menciptakan tari kelompok berjudul “Panca Karsa” Tingkat Kabupaten dalam rangka Peluncuran Program Bogor Cerdas, Bogor Berkeadaban dan Ayo Masuk PAUD di Gor Laga Tangkas Cibinong Kabupaten Bogor Maret 2019.
Menciptakan dan mempertunjukan musik tradisional degung di berbagai acara seremonial baik dalam lingkungan instansi maupun masyarakat luas. E. Penghargaan Yang Telah Diterima
Piagam tanda kehormatan Presiden RI Satyalancana Karya Satya X tahun 2010
Piagam penghargaan FLS2N juara ke II kreatifitas seni tari tingkat Kabupaten tahun 2012
Piagam penghargaan FLS2N juara ke II kreatifitas seni tari tingkat Kabupaten tahun 2013
Piagam Penghargaan dari TMII yang telah mempergelarkan karya tari di Anjungan Jawa Barat Maret 2012
Piagam Penghargaan dari TMII yang telah mempergelarkan karya tari di Anjungan Jawa Barat April 2013
Piagam penghargaan dari Pengurus Cabagng PGRI Menciptakan tari kolosal kreasi baru Nusantara berjudul “Oratorium Kadigjayaan Nusantara” Tingkat Nasional Desember 2018
Piagam penghargaan dari Kepala Dinas Pendidikan dalam menciptakan tari “Panca Karsa” Tingkat Kabupaten Bogor 28 Maret 2019
Piagam Penghormatan Satya Bhakti Wiyata Mandala Pratama X Tahun YPLP Provinsi PGRI Jawa Barat Tahun 2019
Juara 3 Lomba Pengawas Sekolah Berprestasi tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2019
Juara 1 Lomba Pengawas Sekolah Berprestasi Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2020
Piagam Tanda Kehormatan Presiden RI Satyalancana Karya Satya XX tahun 2021
This book was compiled based on experience while teaching English in class X SMA Negeri 4 Cibinong since 2019 till now, especially for subject matter on basic knowledge competencies 3.4 Distinguishing social functions, text structures, and linguistic elements of several oral and written descriptive texts by giving and asking for information related to tourist attractions and famous historical buildings, short and simple, according to the context of their use, and basic competence tourist attractions and famous historical buildings, and basic competencies, 4.4 descriptive text, 4.4.1 capturing contextual meaning related to social functions, text structure, and linguistic elements descriptive, spoken and written, short and simple texts related to tourist attractions and famous historical buildings, 4.4.2 Writing oral descriptive texts and write, short and simple, related to tourist attractions and famous historical buildings, taking into account social functions, text structure, and linguistic elements, correctly and in context.
This book is equipped with a theoretical study of descriptive text, sensory words, and mind mapping, including how to make a good and correct mind map. This book also presents examples of student work in making mind mapping and descriptive texts that are in accordance with the basic competencies 3.4 and 4.4 above.
The writer has been certified by the National Professional certification Agency (BNSP) in the field of Book Editor work. Apart from writing books, the writer is also active in writing educational and language essays for various print media. Also a YouTube Creator for English material on the Neng Hendri Suparman channel.
Work/Profession Experience (Last 10 Years):
1. 2003-2018 : English Language Teacher at SMK Negeri 1 Cibinong, Bogor
2. 2019-Present : English Teacher at SMA Negeri 4 Cibinong
3. 2018-Present : Editor
4. 2017-Present : Book Writer
Educational Background :
1. Master’s Degree: Faculty of Postgraduate, Master’s Program in English Education, Prof. University. Dr. Hamka (Uhamka), Jakarta (2011-2013)
2. S1: Faculty of Teacher Training and Education, English Education Study Program, Ibn Khaldun University (Uika), Bogor (1999-2003)
3. Al Nur Private High School, Science Program, Bogor (1996-1999)
4. SMP Negeri 2 Cibinong, Bogor (1993-1996)
5. SD Negeri Cikaret 2, Bogor (1987-1993)
Book Title And Year Published (Last 10 Years) :
Panduan Membuat Materi Belajar Bahasa Inggris dengan Aplikasi Noncoding Geyser (Tunggal, 2021, Penerbit PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, ISBN 978-623-3119-4)
Mozaik Kata (Antologi Puisi Toge) (2021, Penerbit CV Cakrawala Milenia Jaya, ISBN 978-623-6581-17-9)
Refleksi Guru Indonesia di Hari Pendidikan (Antologi, 2021, Penerbit CV Cakrawala Milenia Jaya, ISBN 978-623-6581-14-8)
Pembelajaran Teks Bahasa Inggris pasa PJJ dan PTM : Procedure, Recount, Descriptive, dan Explanation (Antologi, 2021, Penerbit CV Cakrawala Milenia Jaya, ISBN 978-623-6581-12-4)
English Text Materials and Their Exercises : Narrative, Recount, Procedure and Report. 2021, Penerbit CV Cakrawala Milenia Jaya, ISBN 978-623-6581-11-7)
Antologi Tokoh Pendidikan Indonesia: Lentera Untuk Negeri (2021, Penerbit CV Cakrawala Milenia Jaya, ISBN 978-623-6581-08-7)
Antologi Pembelajaran Jarak Jauh: Warna Warni PJJ Tanah Air (2021, Penerbit CV Cakrawala Milenia Jaya, ISBN 978-623-6581-07-0)
Di Sepanjang Rel Kereta (Novel Tunggal, 2020, Penerbit CV Kreatif Publishing, ISBN 978-623-322-041-5)
Kumpulan Soal Ulhar, Uts, Uas Bahasa Inggris Kelas XI SMA (2020, Penerbit CV Kreatif Publishing, ISBN 978-623-6581-00-1)
Antologi 52 Kisah Dongeng Fabel Menginspirasi Buah Hati (2020, Penerbit CV Situseni, ISBN 978-623-7837-12-1)
Antologi Mengenal Tokoh-Tokoh Pendidikan Dunia (2020, Penerbit CV Cakrawala Milenia Jaya, ISBN 978-623-6581-
SMAFOUR In Students English Writing: Mendongkrak Motivasi Dan Kemampuan Siswa Menulis Berbagai Teks Bahasa Inggris (2019, Penerbit CV Cakrawala Milenia Jaya, ISBN 978-623-92027-7-4)
Untuk Anakku (Antologi, 2019, Penerbit Yayasan Guneman, ISBN 978-623-7443-25-4)