Membangun PendidikanBermakna(Aksi Nyata Guru Penggerak Angkatan 11)

Penulis: Rifki Santana Nugraha, dkk
QRCBN: 62-839-5437-706
Penyunting: Neneng Hendriyani
Lay out: Tim CMJ
Desain Sampul: Hapiah Wardah
Cetakan Pertama, Januari 2025

Cover: Membangun Pendidikan Bermakna (Sumber: CMJ)

Buku ini merupakan kumpulan pengalaman,
refleksi, serta aksi nyata yang telah dilakukan oleh para Guru
Penggerak Angkatan 11 dalam upaya mewujudkan transformasi
pendidikan di Indonesia, terutama untuk jenjang Sekolah Dasar.
Sebagai bagian dari program Guru Penggerak, para pendidik
dalam buku ini telah mengimplementasikan berbagai inovasi
pendidikan yang berlandaskan pada filosofi pendidikan Ki Hadjar
Dewantara. Setiap aksi nyata yang tertuang dalam buku ini
menggambarkan semangat kolaborasi, inovasi, dan kepemimpinan
para guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik
bagi peserta didik.
Buku ini disusun secara sistematis, mencakup latar belakang
masalah, tujuan aksi nyata, langkah-langkah pelaksanaan, hasil yang
diperoleh, refleksi pembelajaran, serta dokumentasi kegiatan dari
berbagai proyek yang telah dijalankan. Selain itu, bionarasi dari
setiap penulis juga disertakan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi
mereka dalam dunia pendidikan.

Inovasi Pendidikan Berbasis Aksi: DariKonsep ke Implementasi (Aksi Nyata GuruPenggerak Angkatan 11 Kab. Bogor)

Penulis: Ika Mustikawati, dkk
QRCBN: 62-839-5712-211
Penyunting: Neneng Hendriyani
Lay out: Tim CMJ
Desain Sampul : Hapiah Wardah
Cetakan Pertama, Januari 2025

Cover: Inovasi Pendidikan Berbasis Aksi dari Konsep ke Implementasi (Sumber: CMJ)

Dalam era yang terus berkembang, dunia pendidikan
menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan solusi
kreatif dan inovatif. Oleh karena itu, buku ini diharapkan dapat
menjadi referensi bagi para pendidik, akademisi, dan
pemangku kepentingan pendidikan dalam merancang dan
melaksanakan strategi pembelajaran yang lebih efektif,
menyenangkan, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Buku ini disusun secara sistematis, dimulai dengan
pemaparan latar belakang dari masing-masing program,
tujuan yang ingin dicapai, langkah-langkah implementasi,
serta refleksi dari hasil yang diperoleh. Beberapa program
inovatif yang diangkat dalam buku ini, seperti PROSESI, AL
HADI, PAPEDA, PRABUSARMA, KAREYLISH, SEJAWAT,
KEPRONTAL, LIBERASI, KUDU, MAGIC’S, hingga konsep
MATEMATIKA ASYIK DAN MENYENANGKAN, diharapkan
dapat memberikan wawasan serta inspirasi bagi pembaca
dalam mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih bermakna.

Jejak inspirasi: Praktik Terbaik Guru Penggerak SMK Angkatan 11 Kabupaten Bogor

Penulis: Imam Maulana, S. Pd., Gr. dkk
QRCBN: 62-839-6325-711
Penyunting: Neneng Hendriyani
Lay out: Tim CMJ
Desain Sampul: Hapiah Wardah
Cetakan Pertama, Januari 2025

Cover: Jejak Inspirasi (Sumber: CMJ)

Buku ini menjadi dokumentasi atas dedikasi, kreativitas, dan
inovasi para Guru Penggerak dalam menghadirkan perubahan yang
berdampak positif bagi pendidikan di lingkungan sekolah. Setiap
program aksi nyata yang diulas di dalamnya mencerminkan
semangat kolaborasi, kepemimpinan, dan pemberdayaan yang
diusung oleh Program Guru Penggerak.
Melalui berbagai tema seperti pengelolaan sampah, energi
terbarukan, literasi, hingga pengembangan keterampilan teknologi
informasi, para guru telah menunjukkan bagaimana praktik baik
dapat menjadi inspirasi bagi sesama pendidik, siswa, dan
masyarakat. Buku ini tidak hanya merekam berbagai langkah
pelaksanaan aksi nyata, tetapi juga menyajikan refleksi dan
pembelajaran sebagai upaya berkelanjutan untuk memperbaiki
kualitas pendidikan.

Mar (3)

Editor: Umi Komara Lay Out: Neneng Hendriyani Cover designer: Tim CMJ Cetakan Pertama, September 2025 Penerbit Cakrawala Milenia Jaya

Cover Mar 3 (sumber: CMJ)

Pembaca yang budiman, Novel ini penulis hadirkan
dengan judul “Mar” kisah hidup yang penuh liku. Perjuangan
seorang wanita dalam memperjuangkan cintanya. Sengaja
disusun dengan sederhana, ringan dibaca di sela-sela
kesibukan, dengan harapan mudah untuk memahami dan
menghayatinya.

Di bulan Januari ini masih musim hujan, dan sore
inipun ketika aku membuka Laptopku suara hujan di luar
jendela kamarku masih terdengar gemericiknya membasahi
bebatuan yang berserak di bawah jendela kamarku,
percikannya membuat kaca jendelaku terlihat buram
karenanya, dan walaupun jendela kamarku kututup rapat, tapi
dinginnya masih menelusuri pori-poriku sehingga bulu-bulu di
sekujur tubuhku seakan berdiri membuat aku bangkit dan
mengambil mantelku lalu segera kupakai sehingga tubuhku
terasa sedikit menghangat.
Aku mulai membuka Laptopku lagi, setelah hampir
setahun yang lalu aku menulis, dan sekarang aku akan mulai
mencoba untuk menulis lagi, menuliskan segala yang aku
pernah pendam selama bertahun-tahun.
Sebenarnya mengingat masa lalu itu sangat mudah
ketika kubayangkan saat-saat itu, malah masih jelas terukir
dalam benakku, tapi ketika aku tumpahkan dalam tulisan
terasa tersendat, tanganku seakan bergetar dan hatiku yang
kini sudah sembuh dari luka masa laluku terasa kambuh lagi,
kemudian mengalirlah butir-butir air mataku berserakan di
kedua belah pipiku, seakan-akan peristiwa itu masih berada di
depan mataku.
Tapi kini aku berusaha agar peristiwa-peristiwa masa
laluku itu akan menjadi sebuah pengalaman dan karya dalam
hidupku, dan aku berusaha mengingatnya demi sebuah tulisan
yang semoga bisa menginspirasi para pembaca sebagai
pengalaman yang bermanfaat dalam mengarungi kehidupan di
dunia ini.
Maka inilah ceritaku selanjutnya …

KUNCI EMAS PEMBUKA PINTU MASA DEPAN: Kumpulan Kata Bijak dalam Akrostik

Penulis          :  Juhanda

QRCBN         :  62-839-2961-362

Penyunting   :  Kokom Komara

Lay out          : Tim CMJ

Desain Sampul: Hapiah Wardah

Cetakan Pertama, Mei 2024

Buku ini  berjudul “Kunci Emas Pembuka Pintu Masa Depan: Kumpulan Kata Bijak dalam Akrostik”. Sebuah buku yang berisi kutipan kata-kata bijak dan peribahasa yang dikutip dari para ahli, baik dari dalam maupun luar negeri. Kata-kata bijak dan peribahasa  tersebut  dirangkai dalam sebuah puisi Akrostik yang merupakan rangkaian kata-kata yang memberikan inspirasi, motivasi, dan pemahaman tentang cara menata hidup dengan bijaksana, memiliki kekuatan untuk mengubah pandangan orang terhadap hidup, serta memberikan arahan dan dorongan untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan. Semoga dengan membaca buku ini dapat  memberikan panduan untuk menghadapi setiap situasi dengan kedewasaan dan kebijaksanaan dalam menata hidup. Sebab dalam menjalani kehidupan, kita dihadapkan pada berbagai tantangan, kegagalan, dan keputusan sulit

Akrostik adalah syair atau puisi yang dibentuk dari rangkaian huruf yang mengawali atau mengakhiri tiap barisnya. Akrostik berasal dari bahasa Yunani, akrostichis, berarti sajak yang barisnya disusun sesuai huruf awal kata atau kalimat. Semua baris dalam puisi akrostik memiliki deskripsi topik yang penting. Puisi akrostik dianggap sebagai langkah paling mudah yang bisa dilakukan oleh penulis.  Dengan puisi akrostik, penulis bisa belajar mengaitkan kalimat dengan kata yang sudah ditentukan sebelumnya. Kesimpulannya, puisi akrostik adalah puisi yang dibentuk dari rangkaian huruf tiap kata atau kalimat dalam suatu baris. Kata yang digunakan adalah istilah-istilah yang ditemukan di sekolah.

SISWA

S     ~  “Satu tanda khusus dari keseluruhan ilmu pengetahuan adalah kekuatan pendidikan.”

I       ~ “Ilmu tanpa amal adalah omong kosong. Amal tanpa ilmu adalah kesesatan.”

S     ~ “Setiap orang bisa belajar, hanya saja tidak pada hari yang sama atau dengan cara yang sama.”

W   ~ Walau”Kondisi kehidupan yang sulit sangat diperlukan untuk menghasilkan yang terbaik dalam kepribadian manusia.” – Alexis Carrel

A     ~ “Akar pendidikan itu pahit, tapi buahnya manis.”

SISWI

S          ~ “Seseorang tidak harus dilahirkan dengan keberanian, tapi dia dilahirkan dengan potensi. Tanpa keberanian, kita tidak dapat mempraktikkan kebajikan lain dengan konsisten. Kita tidak bisa menjadi baik, benar,            penyayang, murah hati, atau jujur.” (Maya Angelou)

I           ~ “Ini bukanlah waktu untuk kemudahan dan kenyamanan. Ini adalah waktu untuk berani dan bertahan.” (Winston Churchill)

S          ~ “Sikap rendah hati akan membantumu belajar dan tumbuh.” (Unknown)

W        ~ Wajib diperhatikan detail, karena kesuksesan tersembunyi di dalamnya. (Unknown)

I           ~ “Indeks terbaik untuk karakter seseorang adalah bagaimana dia memperlakukan orang yang tidak bisa membantunya, dan bagaimana dia memperlakukan orang yang tidak bisa melawan.” (Abigail Van Buren)

BELAJAR

B     ~ “Belajarlah sejak dini, karena ilmu adalah perhiasan yang tidak akan pernah pudar.” (Ali bin Abi Thalib)

E       ~ Etika”dalam proses belajar, kita merajut benang waktu untuk menciptakan kain cerita pribadi.”

L       ~ Lembaran putih yang berisi”Setiap kata yang dipelajari adalah batu fondasi untuk membangun katedral pengetahuan.”

A       ~ A little progress each day in your self is ads thing up to big result.” (Sedikit kemajuan setiap hari di dalam dirimu menambah sesuatu hingga hasil yang besar.)

J ~ “Jangan pernah menyerah pada belajar, karena pengetahuan adalah kekuatan.” (Anonim)

A       ~ Al ilmu bilaa ‘amalin kasyajari bila tsamarin.” (Ilmu tanpa amal atau praktek seperti pohon yang tidak berbuah.

R       ~ Ruang”setiap pelajaran adalah kanvas kehidupan, dan pengetahuan adalah catatan sejarah yang abadi.”

BIONARASI

Juhanda, S.Pd., lahir di  Purwakarta, tepatnya pada tanggal 15 Agustus 1976. Beralamat di Gang Kalapa Kampung Cibaragalan Desa Ciwangi Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta, Mempunyai seorang istri yang bernama Sri Rahayu,  dan seorang putri yang bernama Salma Ayunda Zahra. Seorang penggiat Ekstrakurikuler Pramuka dan aktif di kepengurusan PGRI Korwil 2 Kecamatan Bungursari. Sekarang bekerja sebagai guru SDN 1 Cikopo.

Sehimpun Akrostik: Rona Kuliner Nusantara

Cover Sehimpun Akrostik: Rona Kuliner Nusantara (Dok. CMJ)

Karya                                                                                                     

Iyus Yusandi, Yanti Mandalliyana, Imas Fatimah, Eulis Waliah, Rendra Bagus Cahyono, N. Evi Susantika, Hasanah, Dadan Sumardana, Asri Utami, Hani Rohani, Nawangsih,       Euis Citarasa, Elis Sulastri, Maria Ulfah, Erum Rumiasih,        Rani Puspitasari, Sartikah, Iis Patimah, Iis Suminar, Nurlaela,     Ahmad Hidayat, Nunuk Marsiti, Reni Rostiani, Tika Supartika, Ade Sumarna, Tuti Susilawati, Aini Mardiyah, Rekyan Setiati, Euis Cucu Sukmanah, Jei Sobarry Buitenzorg

Antologi: Sehimpun Akrostik Rona Kuliner Nusantara

Penulis                          :   Keluarga Asmaraloka KPPJB

QRCBN                       :    62-839-8611-375

Editor                          :   Drs. Iyus Yusandi, M.Pd.

Lay out                         :   Drs. Iyus Yusandi, M.Pd.

Desain Sampul              :   Hapiah

Cetakan Pertama, Januari 2023

Penerbit

Cakrawala Milenia Jaya

Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12

Cibinong – Bogor Jawa Barat

Cakrawalamileniajaya@gmail.com

Https://cakrawalamj.co.id

IG: cakrawalamilenia

Jumlah halaman  xi+ 211  halaman; 14 cm x 20 cm

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Buku ini berisi kumpulan puisi yang diawali kegiatan pelatihan di kelas daring. Kelas Menulis Puisi Akrostik ini diciptakan sebagai wujud bentuk kreativitas. Wujud kreativitas ini  oleh salah seorang rekan sesama penulis, yaitu saudara Drs. Iyus Yusandi, M.Pd,  dinamai Kelas Asmaraloka KPPJB.

Upaya pengembangan salah satu bentuk kreativitas ini, semoga dapat menambah wawasan literasi Nusantara dan dipelajari oleh khalayak ramai sehingga menjadi bagian sebuah warna karya kontemporer dunia.

Keleluasaan tema ini juga sebagai upaya agar penulis, terutama guru, memiliki banyak kesempatan menulis sebuah karya. Selayaknya guru di Indonesia perlu membuat dan membukukan karya tulisnya, sebagai teladan sekaligus demi menumbuhkan animo siswa pada kepenulisan.

Buku yang Anda pegang ini adalah salah satu karya sastra para guru yang ditulis dalam rangka mendokumentasikan gagasan yang mereka pikirkan dalam bentuk kumpulan karya puisi. Sebagai Guru, begitu banyak hal yang dialami. Di tengah kesibukan mereka sebagai pendidik anak bangsa, mereka meluangkan waktu untuk menulis. Sungguh suatu tindakan terpuji yang patut diteladani kita semua.

Info lebih lanjut hub

Senarai Pantun di Lingkar Pena (Sehimpun Pantun Guru-Guru Nusantara)

Penulis : Kokom Komara [et all.]
ISBN : 978-623-6581-49-0
Editor : Kokom Komara (Umi)
Lay out : Neneng Hendriyani
Desain Sampul: Cahsantri
Cetakan Pertama, Maret 2022
Penerbit
Cakrawala Milenia Jaya
Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12
Cibinong – Bogor Jawa Barat
cakrawalamileniajaya@gmail.com
https://cakrawalamj.co.id
IG: cakrawalamilenia
Jumlah halaman xii+81

Penulis :
Kokom Komara
Hj. Aas Wastinah
Sutarti
Tuti Masitoh
Lia Siti Khotimah
Dedi Mulyadi
Elia Heryanah
Momoh
Dedeh Puspitaningsih
Anggi Apriliani Komara

Ini adalah buku ke-4 yang berjudul “Senarai Pantun di Lingkar Pena” dari Grup WhatsApp Karya Inovatif.


Menulis di masa Pandemi sungguh menjadi tantangan. Pandemi yang datang dengan tiba-tiba, sekolah pun ditutup untuk beberapa lama, namun sejatinya itu semua tidak akan melunturkan semangat kita untuk terus berkarya. Berdasarkan prioritas utama Pemerintah untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan upaya pencegahan gangguan Coronavirus desease (COVID-19). Berdasarkan Kebijakan “Merdeka Belajar” yang diusung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Anwar Makarim untuk mendukung program prioritas Presiden RI Joko Widodo dalam upaya meningkatkan pembangunan sumber daya memberikan kebebasan kepada guru untuk berkreasi dan berinovasi dalam proses pembelajaran. Maka kami berupaya memupuk dan mengembangkan kompetensi menulis dengan mengumpulkan karya-karya tulisan yang berbentuk pantun dihimpun dalam sebuah buku.

Mengutip mutiara Islam dari hadist yang menyatakan bahwa “Jangan pernah takut dengan perubahan. Kita mungkin akan kehilangan sesuatu yang baik, namun sebagai gantinya, sesuatu yang jauh lebih baik akan datang menjemput kita.” Berdasarkan kutipan tersebut kita sebagai guru yang dituntut berinovatif dalam berkarya dengan memanfaatkan waktu untuk selalu menorehkan tulisan yang dapat memberikan karya yang berbeda dan menjadikan perubahan pada perbaikan dalam segala hal. Pada Buku Ini Penulis coba karya berbeda dengan mengimpun pantun dari para penulis Yang terdiri dari Pantun Religi, Pantun Cinta, Pantun Anak, Pantun Pepatah, Pantun Jenaka, Pantun Kiasan, Pantun Peribahasa dan Pantun Teka-Teki dengan penulisan pantun yang mengarah pada penulisan dengan jumlah suku kata yang sama setiap baitnya, terdiri dari 8 suku kata, 9 suku kata, 10 suku kata, 11 suku kata atau 12 suku kata, dan
berpola abab dengan harapan dapat lebih berirama dan enak dibacanya. Dengan berpedoman pada teori yang sudah ada bahwa pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Pantun berasal dari kata patuntun dalam bahasa Minangkabau yang berarti “petuntun”. Hampir semua suku bangsa di tanah air kita memiliki kekhasan pantunnya masing-masing. Orang Jawa menyebutnya parikan, orang Sunda menyebutnya sisindiran atau susualan, orang Mandailing menyebutnya ende-ende, orang Aceh menyebutnya rejong atau boligoni, sementara orang Melayu, Minang, dan Banjar menyebutnya pantun. Dibandingkan dengan genre/jenis puisi rakyat lainnya, pantun merupakan puisi rakyat yang murni berasal dari kecerdasan linguistik lokal genius bangsa Indonesia sendiri.

KBBI: bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi. Sudaryat (2006:170) mengemukakan bahwa pantun merupakan hasil karya sastra puisi lama yang berupa puisi asli yang bentuknya terdiri atas empat baris sebait dengan rumus sajak a-b-a-b. Setiap baris biasanya terdiri atas 8−12 suku kata. Baris pertama dan kedua berupa sampiran, sedang baris ketiga dan keempat berupa isi.


Buku Pantun yang berjudul “ Senarai Pantun di lingkar Pena” menggunakan bahasa yang sederhana mudah dimengerti. Semoga Buku ini menjadi pelengkap buku literasi di perpustakaan Sekolah. Terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungannya sehingga dapat lahirlah buku ini. Dengan segala kerendahan hati kami berharap kritik dan saran dari semua pembaca demi perbaikan penulisan ke depannya.

Buah sukun tepung terigu
Makanan untuk iguaana
Buku pantun sangat ditunggu
Karya kita lebih bermakna


Di Kendari warganya santun Berkebaya kainnya sutra
Mari kita membuat pantun
Memperkaya dunia sastra
(Umi,K)


Buah sukun tepung terigu
Abah bawa prosesi kaku
Buku pantun sangat ditunggu
Bertambahnya koleksi buku
(Aas Watinah)

Biografi Penulis:

Penulis bernama Kokom Komara lahir di Bandung. Saat ini sebagai guru kelas di SDN Sawahkulon Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta. Pendidikan terakhirnya adalah Magister (S2) STKIP Pasundan Cimahi. Penghargaan di bidang Literasi adalah sebagai Peraih Parasamya Susastra Nugraha KPPJB tahun 2020, Penulis terpilih pada lomba Sajak Solidaritas dengan Guru-guru Nusantara pada tahun 2021 dan Penulis Aktif di Komunitas Purbasari Purwakarta pada tahun 2020 dan 2021
Karya yang sudah dibukukan di antaranya,
a. Pada Tahun 2017

  1. Antologi sajak sunda “Salaksa Sajak Cacarakan.”
    b. Tahun 2018
  2. Antologi Puisi Karya Guru Nusantara
  3. Antologi Puisi Daerah karya Guru Nusantara
  4. Buku tunggal penelitian Tindakan kelas
    c. Pada Tahun 2019
  5. Antologi Puisi Daerah karya Guru Nusantara
  6. Antologi sajak Sunda “Sapeda Beureum Karanjang Bodas” bersama guru Bahasa Sunda se Kabupaten Purwakarta
  7. Kumpulan Essay “Pendidikan Literasi dan Jati Diri Bangsa di Ujung Lidah” Bersama komunitas penulis Jawa Barat
  8. Antologi Sajak Sunda “Galura Rasa” Bersama komunitas penulis Jawa Barat
  9. Antologi Sajak Indonesia “Pendaran Aura” Bersama komunitas penulis Jawa Barat
  10. Antologi Puisi Sonian “Jejak Langkah Lentera Jiwa” Bersama Komunitas Penulis Purwakarta
  11. Antologi Puisi Akrostik “Purnama Merindu” Bersama Komunitas Penulis Purwakarta
  12. Kumpulan Cernak “Jejak Kisah Teruai Indah” Bersama Guru-guru Nusantara
  13. d. Pada Tahun 2020
  14. Antologi Puisi Sonian “Selengkung Bulan” Bersama komunitas penulis Jawa Barat
  15. Antologi Puisi Akrostik “Rembulan Memerah” Bersama komunitas penulis Jawa Barat
  16. Antologi Puisi “Pajar di Penghujung Tahun” Bersama Guru-guru SDN Sawahkulon
  17. Kumpulan Legenda “Ajisaka” Bersama komunitas penulis Jawa Barat
  18. Kumpulan Dongeng Nusantara “Dongeng Nusantara” Bersama Komunitas Penulis Jawa Barat
  19. Kumpulan Carpon “Gogoda” Bersama Komunitas Penulis Jawa Barat
  20. Kumpulan Pantun Sunda “ Sisindiran” Bersama komunitas Penulis Jawa Barat
  21. e. Tahun 2021
  22. Buku Tunggal Sajak Sunda “ Satiruk Puisi Toge”
  23. Kumpulan Cerita Misteri “Nu Keketrok Tengah Peuting” Bersama komunitas penulis Jawa Barat
  24. Antologi Sajak Sunda “ Mulang” dina raraga Mieling Poe Basa Indung Internasional
  25. Bersama Komunitas Penulis Jawa Barat

Kumpulan Puisi “Sajak Tanpa Rasa” Bersama Guru-guru Nusantara

  1. Kumpulan Cerpen Solidaritas “It Is Just” Bersama Guru-guru Nusantara
    f. Tahun 2022
  2. Antologi Sajak Sunda “ Dangiang Dewi “ bersama komunitas Penulis Jawa Barat
  3. Kumpulan Puisi dari Lomba Cipta Puisi Nusantara “ Rampai Rasa Dalam Aksara” Bersama Guru-guru Nusantara
    Buku yang masih dalam proses pembuatan diantaranya, Kumpulan Puisi Toge, Kumpulan Pantun Bersama guru Nusantara, Buku Siswa kelas 6 Kumpulan Puisi akrostik, dan Buku Tunggal, Semoga berjalan dengan lancer dan selesai tepat pada waktunya

Aas Wastinah, tmpt/tgl lahir Majalengka, 11 April 1961. Anak ke 9 dari 10 bersaudara.Agama Islam, alamat kp Ciraharja rt 20/rw 10 babakan Mengkol Ds./Kec.Pasawahan Purwakarta. Pendidikan SD,SMP dan SPG di Majalengka. IKIP Bandung S1 Filsafat dan Sosiologi pendidikan lulus th 1985. S2 STIE GANESHA Jakarta Jurusan Manajemen Pendidikan, lulus th 2010.Mempunyai buah hati perempuan 1 dan laki-laki 1, dan cucu tercinta 3 yaitu Dimas Manggala Aidin, Aqila A F. Dan Syazani Albirru Salaamun. Pengalaman organisasi ketua: PKBM Assalam, Keaksaraan Fungsional,Pengelola Perpus smanpas, Koperasi Bagja Waluya Sarerea smanpas, Pengelola SMAT. Karya buku Puisi Akrostik Purnama Merindu, Jejak Kata Lentera Jiwa, Puisi Daerah karya Guru Nusantara, Antologi Puisi Ada Apa dengan Indonesia, Buku tunggal Puisi Sonian Menggapai Senja dan Midang Toge Munggaran. Sekarang ikut menulis Pantun, semoga lancar.

Tuti Masitoh, M,Pd., lahir di Garut 37 tahun yang lalu. Penulis menyelesaikan SDN Sukarame pada 1999; MTs Al-Rohmah Ciparay Irigasi pada 2003; MAN 1 Garut pada 2006; penulis memperoleh gelar sarjana dalam bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dari Institut Pendidikan Indonesia (IPI) pada 2010, Megister Bahasa dan Sastra Indonesia dari Institut Pendidikan Indonesia (IPI) pada 2019. Berawal dari tiga faktor menuntunku untuk menulis, yang pertama keinginan dalam diri untuk ingin selalu menulis, faktor kedua, dorongan dari teman komunitas pegiat literasi yang selalu memicu untuk membuat sebuah tulisan, seperti mengikuti ajang perlombaan menulis puisi, kemudian yang ketiga, hadirnya buah hati yang telah meberiku kekuatan, untuk memotivasi diri dalam menulis, ditengah kesibukan mengurus buah hati, tetapi tidak pernah surut dalam membuat sebuah karya.
Sebagai seorang pengajar bahasa dan sastra Indonesia di Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya tentunya menjadi sebuah tuntutan, harus memberikan contoh kepada anak didik untuk gemar menulis dan membuat karya. Dengan berbekal tekad dan kemauan dalam menulis,serta terus belajar tetunya semua orang dapat

melakukannya, terutama diri sendiri, yang berlatar belakang bukan dari keluarga penulis, dan tidak ada bakat dalam menulis, semuanya dapat dilalui dengan terus belajar.
Tepatnya pada tahun 2020-2021, semangat untuk menulis begitu antusias, sehingga terkumpul beberapa tulisanku, ”Kesantunan dan Etika Berbahasa untuk Menyusun Bahan Ajar Wacana, ” kumpulan puisi pendek ”Serpihan Kata di Balik Gumamku,” serta beberapa buku Antalogi lainnya, kemudian mecoba untuk mewujudkan dalam bentuk buku, gambaran di dalam buku tersebut berupa perjalanan hidup, pengalaman, khayalan, dan pengamatan yang aku lalui selama ini, tentunya hal ini, bukanlah sebuah beban, melainkan sebuah cerita menuju sebuah karya.

Penulis bernama Sutarti. No hp/ wa: 085234855086.
Alamat Email: sutartisuratmin @ mail. Com.
Media Sosial: Sutarti ibu( Fb)
Moto hidup: Selalu belajar bersyukur dengan lisan dan perbuatan sebagai wujud Atas semua nikmat dan karunia- Nya.

Elia Heryanah, S.Pd. Anak ke-2 dari enam bersaudara.Besuamikan seorang Polisi dan dikaruniai empat orang anak dan dua orang cucu Pertama ditugaskan di SDN Sawahkulon Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta. Lalu diangkat sebagai kepala sekolah di SDN Sawahkulon Pasirmuncang. Sekarang kembali lagi bertugas sebagai kepala sekolah di SDN Sawahkulon.
Pada tahun 2016 sampai dengan sekarang menjadi ketua gugus di KKG gugus 1 Sanggraha Winaya Kecamatan Pasawahan. Penggerak Literasi di SDN Sawahkulon. Intruktur Nasional Kurikulum K-13. Pendidikan terakhirnya Sarjana Pendidikan (S1),
Semenjak tahun 2015 Penulis sudah bisa membawa SDN Sawahkulon mendapatkan beberapa penghargaan diantaranya, Juara 1 Olimpiade IPA tingkat Kabupaten, Juara Pupuh Sunda Tingkat Provinsi, Juara Tari daerah tingkat Kecamatan, Juara Carpon Tingkat Kabupaten, Juara mendongeng tingkat kecamatan, Jura Sepak bola tingkat Provinsi, Juara Penca silat Tingkat Kabupaten. Tahun 2020 Telah membawa Sekolah SDN Sawahkulon untuk mendapatkan penghargaan sebagai Penulis aktif dan pada tahun 2021 SDN Sawahkulon juga meraih penghargaan sebagai Duta Bintang Literasi Katagori B dari Kabupaten Purwakarta yang dinaungi Komunitas Purbasari.
Karya yang sudah dibukukan diantaranya

  1. Tahun 2018 : Antologi Puisi Daerah karya Guru Nusantara
  2. Pada Tahun 2019 : Kumpulan Cernak “Jejak Kisah Teruai Indah” Bersama Guru-guru NusantaraAntologi Puisi “Pajar di Penghujung Tahun” Bersama Guru-guru SDN Sawahkulon
  3. Buku yang masih dalam proses pembuatan diantaranya, Kumpulan Pantun bersama guru Nusantara, dan Buku Tunggal, Semoga berjalan dengan lancar selesai tepat pada waktunya. Email eliaheryanah@gmail,com

Dedi Mulyadi lahir di Purwakarta pada tanggal 14 Mei 1966. Anak dari pasangan Ibu Enok Atikah dan Bapak Artim Efendi. Merupakan keluarga besar dengan sepuluh bersaudara. Lahir dari keluarga yang sederhana yang hangat dan saling menyayangi. Pendidikan mulai dari SD sampai SPG di raih di Purwakarta. Melanjutkan D2 UT, dan terakhir S1 STKIP.Kini penulis bertugas di SDN Sawahkulon.
Karya yang sudah dibukukan diantaranya, Kumpulan Cernak “Jejak Kisah Teruai Indah” Bersama Guru-guru Nusantara dan Antologi Puisi “Pajar di Penghujung Tahun” Bersama Guru-guru SDN Sawahkulon.

Lia Siti Khotimah
Penulis merupakan seorang guru honorer di SMPN 2 Cikampek Kabupaten Karawang, Kegiatan sehari-hari sebagai guru tari dan mempunyai sanggar Tari Manik Maya , sudah beberapa tarian berhasil diciptakan diantaranya Tari Sampurasun. Tari Simping, Tari Sambbuga , Tari Tani, Tari Baruntik, Tari Batas, dan banyak lagi, Beberapa Tarian sudah mendapatkan penghargaan salah satunya mendapatkan penghargaan dari Muri pada tahun 2016 karena sudah berhasil mencipatakan tarian Sampuran dan diikut sertakan pada 2000 penari di Kabupaten Purwakarta. Sekarang sudah menjadi seorang isrtri dari suami yang bernama Deden Perudin dan dikaruniai dua orang putra yang sedang lucu-lucunya, yaitu Kakang Ziyad dan Dede Ziya.
Karya yang sudah dibukukan diantaranya:

  1. Tahun 2018 Antologi Puisi Bahasa Indonesia karya Guru Nusantara,
  2. Tahun 2018 Antologi Puisi Bahasa Daerah Daerah karya Guru Nusantara,
  3. Pada Tahun 2019 Kumpulan Cernak “Jejak Kisah Teruai Indah”
    Buku yang masih dalam proses pembuatan diantaranya, Kumpulan Pantun bersama guru Nusantara, Semoga berjalan dengan lancar selesai tepat pada waktunya.

Anggi Apriliani Komala
Penulis merupakan seorang Mahasiawa di STIA Purwakarta kegiatan sehari-hari sebagai pegawai Kessehatan di Klinik Jatisari Cikampek Kabupaten Karawang, Penulis sangat menyenangi kegiatan menulis sudah beberapa lomba di ikuti yang diadakan di
80
Dinas kesehatan atau Umum.
Karya yang sudah dibukukan diantaranya:

  1. Tahun 2018 Antologi Puisi Bahasa Indonesia karya Guru Nusantara,
  2. Tahun 2018 Antologi Puisi Bahasa Daerah Daerah karya Guru Nusantara,
  3. Pada Tahun 2019 Kumpulan Cernak “Jejak Kisah Teruai Indah”
    Buku yang masih dalam proses pembuatan diantaranya, Kumpulan Pantun bersama guru Nusantara, Semoga berjalan dengan lancar selesai tepat pada waktunya.

Dedeh Puspitaningsih, S.Pd. Tinggal di Pasawahan Bersama suami tercinta dan anak-anak. Kegiatan sehari-hari penulis sorang kepala Sekolah di SDN Lebak Anyar 2 Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta. Penulis aktif di berbagai kegiatan diantarana MKKS, PGRI dan KKG. Penulis berharap semoga buku ini merupakan menjadi motivasi untuk membuat buku-buku yang lainnya. Karya yang sudah dibukukan Pada Tahun 2019 adalah Kumpulan Cernak “Jejak Kisah Teruai Indah.”

Momoh, S.Pd. Tinggal di Pasawahan Bersama suami tercinta dan anak-anakku. Kegiatan sehari-hari penulis sorang kepala Seloh di SDN Pasawahan Anyar Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta. Penulis aktif di berbagai kegiatan diantarana MKKS, PGRI dan KKG. Penulis berharap semoga buku ini merupakan menjadi motivasi untuk membuat buku-buku yang lainnya.

Jangan Menyerah
(Kumpulan Puisi)

Penulis: Nuraini
ISBN : 978-623-6581-45-2
Penyunting: Neneng Hendriyani
Lay out: Hapiah Wardah
Desain Sampul: Cahsantri
Cetakan Pertama, Februari 2022
Penerbit
Cakrawala Milenia Jaya
Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12
Cibinong – Bogor Jawa Barat
cakrawalamileniajaya@gmail.com
https://cakrawalamj.co.id
IG: cakrawalamilenia
Jumlah halaman viii + 43

Jangan Menyerah: Kumpulan Puisi (sumber: Dokumentasi CV Cakrawala Milenia Jaya)

Kegiatan menulis puisi merupakan upaya membudayakan sastra secara langsung, sederhana dan bernilai estetis. Menulis puisi juga upaya pengembangan apresiasi terhadap sastra, hal ini sangat penting dilakukan untuk menunjang perkembangan kebudayaan bangsa.
Salah satu fungsi puisi adalah sebagai wadah menyampaikan pesan moral, ide, gagasan, kritikan, ajakan, kekaguman, ungkapan, oleh karena itu puisi harus memiliki tujuan berguna dan bermanfaat. Puisi juga cerminan ekspresi nilai-nilai hakikat kemanusiaan dan dapat menyadarkan kembali manusia dalam kedudukannya sebagai unsur penting dalam kehidupan.

Dalam kumpulan puisi ini terbagi menjadi empat tema, di mana setiap temanya mengekpresikan pengalaman hidup penulis dan pengalaman hidup orang lain. Adapun tema-temanya adalah sebagai berikut :

  1. Kumpulan puisi dengan tema “Orang Tua”
  2. Kumpulan puisi dengan tema “Alam”
  3. Kumpulan puisi dengan tema “Guru”
  4. Kumpulan puisi dengan tema “Perjuangan”

DAFTAR ISI
Kumpulan puisi dengan tema “Orang tua”
Tangisan Air Mata Bunda
Bunda dalam Cahaya
Orang Tua Istimewa
Mama ku Sayang
Surat Untuk Ibu
Dialah Ibu Ku
Untuk Ibu
Mama
Ayah
Kumpulan puisi dengan tema “Alam”
Nusantara Tercinta
Senja yang Merona
Pohon Flamboyan
Penjaga Alam Ku
Keindahan Alam

Kita Dan Hujan
Sinar Mentari
Karpet Hijau
Desaku
Senja
Kumpulan Puisi dengan tema “Guru”
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Pada Mu Aku Meniru
Pahlawan Zaman Ini
Tajam Seperti Pisau
Guru Adalah Kunci
Kaulah Guruku
Kenangan Indah
Orang Kata
Guruku
Guru
Kumpulan Puisi Dengan Tema “Perjuangan”
Tujuan ku adalah Indonesia
Pahlawan ku Indonesia
Hidup Untuk Berjuang
Tanah Ini Darah Kita
Teman Perjuangan
Jejak Para Pejuang
Jangan Menyerah
Jayalah Negeriku

Rona-Rona Jiwa
Kau Pejuang

Biodata Penulis:

Nama : Nuraini,S.Pd.
Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 27 Juli 1977
Alamat Rumah : Kp. Kalimurni Rt 01/01 Kel. Kencana Kec. Tanah Sareal Kota Bogor
Sekolah S1 : Universitas Ibn Khaldun
Jurusan : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
Lulus tahun : 2000

Fajar di Penghujung Tahun : Antologi puisi

Menulis puisi sebenarnya tidak lah mudah. Namun bukan berarti susah. Dalam buku ini sekumpulan guru SD di Pesawahan Purwakarta telah membuktikan kemampuannya menulis puisi bersama-sama.

Puisi-puisi yang ditulis oleh Pengawas Pembina, Kepala Sekolah, Dewan Guru dan Pegawai Sekolah ini ditulis pada akhir Desember 2019. Isinya beragam. Tak hanya tentang sekolah dan berbagai cerita kesehariannya tetapi juga tentang harapan dan keinginan para penulisnya.

Dok. Cmj

Lewat untaian puisi mereka serukan impian, harapan dan cita-cita untuk masa depan.

Bayang-bayang Sang Guru

 

Bayang-bayang Sang Guru

ISBN: 978-602-52072-9-7

Editor: Neneng Hendriyani

Desain Sampul: Nanik Kiswani

Tata Letak: Eka Sumiarti

Cetakan Pertama, November 2018

Apakah anda seorang guru, calon guru atau masih duduk di bangku kuliah dan berharap bisa lulus menjadi guru nantinya? Sungguh ketahuilah, menjadi guru adalah cita-cita yang agung dan mulia.

Masyarakat memandang seorang guru sebagai sosok yang dirindukan dan didambakan dalam setiap waktu dan keadaan; tidak hanya di sekolah melainkan juga di lingkungan masyarakat.  Kehadiran sosok seorang guru menjadi idola dengan  keberagaman karakter dan sifat yang mulia dan terpuji. Di antaranya sifat sabar dan kelemahlembutan yang dimilikinya. Kedua sifat ini adalah sebagian dari sifat yang dimiliki dan tertanam oleh seorang guru atau pendidik. Inilah sifat yang menjadi ruh dalam membangun pondasi dan karakter peserta didik agar menjadi lebih baik dalam bimbingan norma agama, sosial dan aturan lainnya yang berlaku di masyarakat.

Setiap ucapan guru sangat bermakna. Seluruhnya berisi nasehat yang penuh makna dan menjadi bekal bagi peserta didik untuk selalu berupaya bertutur kata yang baik, bijak, santun dan penuh dengan hikmah. Setiap goresan pena yang dituliskan dalam setiap lembarannya berisi pesan untuk peserta didiknya agar belajar dengan giat dan bersungguh-sungguh. Singkat kata, seluruh perbuatannya dalam bertindak menjadi teladan yang patut diimplementasikan dalam bersosialisasi dengan alam sekitar.

Penasaran dengan isi buku ini? Sila klik