
Karya
Iyus Yusandi, Hasanah, Trisna Maolianti Sari, Sartikah, Cecep Mustopa, Erum Rumiasih, Sri Winarni, Jonkenedi,
Dadan Sumardana, Nita Juanita, Inar Hamsinar, Efi Setiawati, Eti Patmah, Masiroh Tapah, Daru Masykuria, Atep Yogaswara, Hidmi Gramatolina Ramdhayani, Siti kurniati, Sri Mulyani, Siti Suci Winarni, Robiah, Nunuk Marsiti, Ai Mulyati, Nurlaela, Yun Taryuni, Wawan Hermawan, N. Istiqomah, Sugiarti, Trisnawati, Euis Citarasa, Maulida
Penulis:
Iyus Yusandi … [et al]
Penerbit: CV Cakrawala Milenia Jaya
Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12
Cibinong – Bogor Jawa Barat
cakrawalamileniajaya@gmail.com
Ig: @cakrawalamilenia
Cetakan Pertama, Agustus 2021
ISBN: 978-623-6581-28-5
Editor: Drs. Iyus Yusandi, M.Pd.
Penata Letak: Drs. Iyus Yusandi, M.Pd.
Desainer Sampul: Cahsantri
vii+ 186 halaman; 14 cm x 20 cm
Sejak 25 Maret 2021, para penulis Asmaraloka menuangkan tulisan yang memuat bencana di Indonesia sejak tahun baru dalam bentuk akrostik.
Bencana melanda seluruh pelosok wilayah di Indonesia. Di pulau Jawa, di Sumatra, di Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Bencana-bencana ini menyisakan tangis yang mendalam seluruh rakyat Indonesia karena begitu banyak korban. Bencana meluluhkan air mata berupa tangisan. Tangisan ini tangisan Indonesia yang menjadi tema karya dalam buku ini.
Bencana-bencana di Indonesia pun tak luput jadi sebuah karya. Kreativitas tiada batas warga Asmaraloka KPPJB pun berhasil membuat karya hebatnya. Tangis Indonesia adalah upaya yang harus kita abadikan dalam diri. Selamat untuk para penulis yang dapat menuliskan Tangis Indonesia dalam bentuk akrostik. Semoga segala bentuk Tangis dapat berganti menjadi senyum Bahagia selayak romantika hidup para penulisnya. Semoga kreativitas warga Asmaraloka sebagai kontributor/penulis dapat menggapai segalanya dengan dibarengi senyuman.
Selamat dan sukses untuk semua penulis Tangis Indonesia. Semoga tulisannya memberikan manfaat kepada dunia pendidikan secara mikro dan makro.
Agustus
Pengasuh Asmaraloka, Iyus Yusandi
PATROLI ABADI
Perjalanan di bawah air menjadi saksi
Antar pelabuhan kauselami
Tapi, patrolimu abadi
Relung laut terdalam menyelimuti semua awak sejati
Ode membumi langit memuji
Langkahmu satukan NKRI
Ibu pertiwi mengagumi
Air laut tempatmu beraksi
Bahari jadi wahana eksistensi diri
Abadi berpatroli
Damaikan kesatuan negeri
Indonesia mengangkat topi
Akrostik_Iye, 25042021: 18.43