Antologi Puisi: IPA dalam Puisi Toge

Dokumentasi CMJ

Penulis:

Suryani,  Cut Yasmin, Poppy Aulia Septika, Nurul Iman, Irfan, dkk

Penerbit: CV Cakrawala Milenia Jaya

Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12

Cibinong – Bogor Jawa Barat

cakrawalamileniajaya@gmail.com

https://cakrawalamj.co.id

Ig: @cakrawalamilenia

Cetakan Pertama, Agustus 2021

ISBN: 978-623-6581-26-1

Editor: Neneng Hendriyani

Penata Letak: Ayoe

Desainer Sampul: Cahsantri

xiv + 210 halaman; 14 cm x 20 cm

Menulis materi pelajaran dengan cara yang unik dan menyenangkan bukanlah perkara mudah, apalagi bila ditulis dalam bentuk puisi singkat seperti puisi toge. Namun, guru-guru IPA Kabupaten Pidie Jaya ini telah berhasil membuktikan kemampuan mereka dalam memahami karakter peserta didiknya dalam belajar IPA dengan menghasilkan karya yang luar biasa, yaitu menulis materi pelajaran “IPA dalam Puisi Toge.”

Puisi adalah ungkapan hati yang ditulis dengan ketentuan dan syarat tertentu yang mengikat. Dengan puisi semua pesan dan keinginan penyairnya dapat disampaikan kepada pembaca dengan mudah. Begitu pula “IPA dalam Puisi Toge” ini. Demi memudahkan peserta didik memahami beberapa istilah dan materi IPA yang akan mereka pelajari sejak kelas 7 hingga 9 SMP para guru ini berusaha menulis puisi toge tersebut. Semua pesan baik yang tersirat maupun tersurat disampaikan dengan cara yang unik. Sehingga diharapkan semua peserta didik dapat memahami dan mengambil pesan tersebut sebagai bekal hidup di masa yang akan datang.

IPA sebagai mata pelajaran yang menjadi dasar pengetahuan bagi manusia ini adalah mata pelajaran wajib yang harus dikuasai oleh peserta didik kelas 7-9 SMP. Di dalamnya ada materi tentang biologi, fisika, dan kimia. Itu sebabnya di dalam buku ini pembaca akan menemukan materi-materi mengenai ketiga kelompok ilmu pengetahuan tersebut.

Ada beberapa puisi yang memiliki judul sama dengan isi berbeda tetap dipertahankan di dalam buku ini. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik dapat tetap mempelajari materi mengenai hal tersebut secara komprehensif dan holistik.

Sebuah ide yang cemerlang yang dikemukakan oleh Pengawas Pembina dalam mengajak semua guru IPA se-kabupaten Pidie Jaya menulis buku ini. Sungguh tanpa ide yang luar biasa ini, buku ini tidak akan sampai ke tangan pembaca.

Salut dan bangga kepada, guru-guru hebat Tanah Rencong, penulis buku ini semua. Anda luar biasa! Buku ini adalah bukti bahwa Anda semua tidak berhenti berinovasi dalam menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik tercinta. Semoga kerja keras, usaha, upaya, dan semua budi baik kalian menjadi catatan amal ibadah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bogor, Agustus 2021

Editor

Neneng Hendriyani

MOZAIK KATA (Antologi Puisi Toge)

sumber: Dokumentasi CV CMJ

Mozaik Kata (Antologi Puisi Toge)

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

All Right Reserved

Penulis: Neneng Hendriyani, Sri Mukmini, dkk

ISBN :  978-623-6581-17-9

Penyunting: Neneng Hendriyani

Lay out: Tim CV

Desain Sampul: Cahsantri

Cetakan Pertama, Mei 2021

Penerbit

Cakrawala Milenia Jaya

Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12

Cibinong – Bogor Jawa Barat

cakrawalamileniajaya@gmail.com

https://cakrawalamj.co.id

Setelah membaca beberapa karya penulis Puisi Toge seperti Tuti Masitoh, Aas Wastinah, dan Kokom Komara, para penulis yang tergabung ke dalam komunitas Pena Ajaib tertarik mencoba menulis Puisi Toge bersama-sama. Ketertarikan ini kemudian diwujudkan dengan keseriusan mengikuti bimbingan penulisan puisi toge yang dilaksanakan oleh penerbit CV Cakrawala Milenia Jaya sebelum lebaran Idul Fitri 1442 H (2021 M). Para penulis ini lalu bertekad untuk menghasilkan karya puisi tersebut menjadi sebuah buku antologi puisi toge dengan judul, Mozaik Kata (Antologi Puisi Toge). Puisi Toge adalah puisi yang singkat, dalam, dan penuh makna. Seperti puisi pada umumnya, Puisi Toge juga terikat oleh irama, matra, rima, serta larik dan bait. Puisi pendek yang digagas oleh Edi Sudrajat (Aa Roy) ini adalah puisi kontemporer. Toge berasal dari akronim Tiga Ornamen Genap, yang bermakna bahwa dalam puisi tersebut terdapat aturan penulisan sebagai berikut. Masing-masing bait terdiri atas tiga baris. Setiap baris hanya berisi empat suku kata. Dan, setiap bait hanya memiliki dua belas suku kata. Setiap puisi toge hanya memiliki tiga bait yang saling menguatkan makna atau pesan yang ingin disampaikan oleh penulisnya. Buku antologi ini berisi kumpulan puisi toge yang ditulis oleh pelaku pendidikan tanah air dari beberapa daerah. Seperti Aceh, Jambi, dan Bogor.

IG: cakrawalamilenia

Jumlah halaman x+88

BIAS ASA KERINDUAN EAS

Sumber: Dokumentasi CV CMJ

Bias Asa Kerinduan EAS: Puisi Dwi Bahasa Hak Cipta Dilindungi Undang-undang All Right Reserved Penulis: Euis Ani Supriatni ISBN : 978-623-6581-18-6 Penyunting: Neneng Hendriyani Lay out: Tim CMJ Desain Sampul: Cahsantri Cetakan Pertama, Juni 2021

Buku ini merupakan kumpulan puisi dalam dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Sunda dan dibuat untuk mengabadikan sesuatu kejadian sebagai moment yang tidak pernah terlupakan dalam hidup ini

Pembelajaran Teks Bahasa Inggris pada PJJ dan PTM (Procedure, Recount, Descriptive, dan Explanation)

Pembelajaran Teks Bahasa Inggris pada PJJ dan PTM (Procedure, Recount, Descriptive, dan Explanation)

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

All Right Reserved

Penulis: Sri Mukmini, Neneng Hendriyani, Erna Pujiasih, Soraya Putri Hasibuan

ISBN : 978-623-6581-12-4

Editor: Neneng Hendriyani

Lay out: Tim CV

Desain Sampul: Cahsantri

Cetakan Pertama, April 2021

Sumber: Dokumentasi CV Cakrawala Milenia Jaya

Mengajarkan teks kepada peserta didik seringkali tidak semudah melihat dan membaca teks secara langsung. Meskipun teks hanya berisi kumpulan kata, tanda baca dan informasi tidak semua orang lantas paham dengan semua yang diuraikannya.

Ada yang harus menyipitkan kedua mata guna menemukan makna dari kata-kata yang dicetak miring. Ada pula yang mengernyitkan dahi lantaran bingung mencari informasi yang tersembunyi di antara kata-kata. Bahkan ada yang berkunang-kunang lantaran tidak cekatan dalam menemukan perubahan bentuk kata kerja, persamaan kata, perbedaan kata, struktuk teks, dan unsur kebahasaan yang dikandung oleh suatu teks. Ada yang harus membacanya berulang kali agar paham dengan seluruh isi teks yang dibaca. Ada juga yang hanya membacanya selewat lalu ditinggalkan karena tidak tertarik dengan isinya.

Permasalahan di atas adalah segelintir permasalahan yang seringkali dihadapi juga oleh peserta didik kita di dalam kelas bahasa, terutama kelas bahasa Inggris. Rendahnya tingkat kosa kata seringkali dituding sebagai biang kerok dari masalah tersebut. Sebenarnya tidak lah demikian. Kesulitan peserta didik dalam memahami teks tidak hanya disebabkan oleh rendahnya kosa kata yang dimiliki tetapi juga oleh ketidakmampuan guru dalam membantu mereka memahaminya dengan baik. Guru yang baik adalah guru yang berhasil membuat peserta didiknya paham teks yang dibacanya. Dia haruslah menjadi contoh sekaligus teladan bagi peserta didiknya dalam menganalisis teks tersebut guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Selain itu, dia pun haruslah mampu membuat mereka tidak mudah bosan saat mempelajarinya baik di rumah (PJJ) maupun di kelas (PTM).

Melalui buku Pembelajaran Teks Bahasa Inggris pada PJJ dan PTM (Procedure, Recount, Descriptive, dan Explanation) para penulis ingin berbagi pengalaman bagaimana mengajarkan masing-masing teks berbahasa Inggris pada pembelajaran jarak jauh dan pembelajaran tatap muka. Sebelumnya penulis menguraikan masing-masing definisi, fungsi sosial, jenis teks, struktur teks, unsur kebahasaan, contoh teks sebelum pada akhirnya menjelaskan langkah-langkah yang perlu dilakukan saat mengajarkannya.

Pembelajaran yang dilakukan pada pembelajaran jarak jauh jelas berbeda dengan pembelajaran tatap muka. Dari segi waktu, tingkat konsentrasi, dan kontrol guru membuat peserta didik makin kesulitan dalam belajar menganalisis suatu teks. Diperlukan strategi dan penanganan khusus dalam mengajarkannya. Dengan kehadiran buku Pembelajaran Teks Bahasa Inggris pada PJJ dan PTM (Procedure, Recount, Descriptive, dan Explanation) semoga hal tersebut dapat teratasi dengan baik.

Refleksi Guru Indonesia di Hari Pendidikan

Refleksi Guru Indonesia di Hari Pendidikan
Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
All Right Reserved
Penulis: I Kadek Widya Wirawan, Rahmiati, Santi Eliyanti, Iso Suwarso, dkk ISBN : 978-623-6581-14-8
Editor : Neneng Hendriyani
Lay out: Tim CV
Desain Sampul: Cahsantri
Cetakan Pertama, April 2021
CV Cakrawala Milenia Jaya
Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12
Cibinong – Bogor Jawa Barat
cakrawalamileniajaya@gmail.com
https://cakrawalamj.co.id
ig: cakrawalamilenia
Jumlah halaman vi+131

Sumber: Dokumentasi CV Cakrawala Milenia Jaya

Menjadi guru adalah panggilan jiwa bagi sebagian besar guru Indonesia. Itulah sebabnya mereka rela dan ikhlas ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Banyak kisah kehidupan yang menemani setiap langkah pengabdiannya dan mereka menerimanya sebagai bagian dari pilihan hidup sebagai guru.
Dengan segala keterbatasan di berbagai aspek kehidupan yang selama ini dekat dengan profesi guru nasional, guru Indonesia tetap menyalakan semangat pantang mundur dalam menjalankan tugas dan kewajibannya. Sebagai lilin-lilin kecil mereka telah rela berbagi terang dengan sesama guru dan murid-muridnya. Cita-citanya yang mulia mengantarkan mereka ke depan gerbang kemuliaan sebagai seorang penuntun, pendamping, dan penjaga peradaban bangsa.


Kini di tengah modernisasi dan pandemi Covid-19 mereka pun telah menunjukkan integritas, keuletan, kerja keras, kerja cerdas, dan penuh tanggung jawab sebagai patron pendidikan yang tak lelah menggali ilmu baru demi anak-anak muridnya. Mereka sadar betul ketika guru kencing berdiri maka murid kencing berlari. Maka itulah mereka langsung mencontohkan bagaimana mereka tetap semangat dalam mendapatkan ilmu-ilmu baru berkenaan dengan berbagai perkembangan di bidang pendidikan dengan mengikuti berbagai diklat baik yang diadakan oleh Kemendikbud maupun oleh berbagai organisasi profesi (IGI, PGRI, IGMP, MGMP, dll). Mereka berharap para muridnya pun akan melakukan hal yang sama dalam menuntut ilmu. Yaitu tetap semangat dan pantang menyerah.


Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2021 ini guru yang tergabung dalam WhatsApp Group penulis PENA AJAIB sepakat mengangkat tema “REFLEKSI GURU INDONESIA DI HARI PENDIDIKAN” sebagai cara memperingati Hari Pendidikan Nasional di mana mereka menjadi bagian yang tak terpisahkan di dalamnya. Harapannya sederhana, sesederhana mimpinya saat pertama kali memutuskan menjadi guru. Yaitu turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa berbekal ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki. Semoga hasil refleksi para guru terhadap pendidikan dan profesi yang mereka jalani ini bisa menjadi penyambung lidah bagi rekan sejawat yang tidak sempat menyuarakan aspirasinya.

Buku dengan judul “REFLEKSI GURU INDONESIA DI HARI PENDIDIKAN” ini ditulis oleh:

I Kadek Widya Wirawan
Rahmiati
Santi Eliyanti
Iso Suwarso
Rahma Dewi Hartati
Sri Mukmini
Isma Rachmadani Siregar
Kusmiati Umar Syarif
Rinna Slamet
Puji Triana Rahayu
Suryani
Rahmadani
Maya Septina Sari
Ika Purnama Sari
Neneng Hendriyani
Tuti Alawiyah

Bogor, 26 Mei 2021

MOZAIK KATA (ANTOLOGI PUISI TOGE)

Buku Mozaik Kata (Antologi Puisi Toge) adalah sebuah buku antologi puisi toge yang ditulis oleh delapan guru Indonesia.

Cover Mozaik Kata (Sumber: Dokumentasi CV Cakrawala Milenia Jaya)

Buku Mozaik Kata (Antologi Puisi Toge) ini berisi 80 puisi yang ditulis dengan aturan khusus yang dikenal dengan nama puisi toge. Puisi toge sendiri adalah sebuah aliran puisi kontemporer yang mulai dikembangkan di Jawa Barat oleh Edi Sudrajat alias AA Roy melalui KPPJB.

Kata toge sendiri merupakan akronim dari tiga ornamen genap. Maksudnya adalah bahwa puisi ini ditulis dalam tiga bait. Masing-masing bait hanya berisi tiga baris. Setiap baris memiliki empat suku kata. Secara keseluruhan puisi ini hanya memiliki 12 suku kata. Puisi ini juga terikat ke dalam diksi dan rima seperti puisi pada umumnya. Jadi, jangan heran bila pembaca menemukan bunyi akhir yang sama pada setiap bait puisinya. Selain untuk menambah keindahan juga menjaga keselarasan dan makna puisi itu sendiri.

Pada buku Mozaik Kata (Antologi Puisi Toge), para penulis sepakat mengangkat tema mengenai berbagai hal yang dekat dengan diri dan lingkungannya. Ada yang secara totalitas mengangkat tema cinta keluarga, ada juga yang memilih tema lingkungan tempat tinggalnya.

Bahasa yang digunakan dalam menyusun puisi toge dalam buku ini pun cukup beragam. Penulis dibebaskan memilih bahasa yang digunakannya dalam berekspresi. Ada yang setia menggunakan bahasa nasional. Ada juga yang penuh kesadaran dan bangga memilih menggunakan bahasa daerahnya sebagai identitas diri dan lingkungannya. Apa pun bahasa yang dipilih dan digunakan mereka tetap disiplin menulis puisi-puisinya dalam bentuk puisi toge.

Ruang sempit yang ada di dalam puisi toge seringkali membuat mereka merasa kurang nyaman sehingga ada yang memasukkan lebih dari empat suku kata dalam setiap bait. Di sinilah peran editor sangat diperlukan guna menjaga benang merah dan keajegan isi buku sebagai sebuah antologi puisi toge yang sejak awal memang berisi puisi-puisi toge.

Editor yang jeli harus melihat dengan seksama makna, pemilihan kata, rima, dan jumlah suku kata setiap barisnya. Ini perlu agar puisi yang disuguhkan benar-benar menyuarakan pesan yang mendalam meskipun ditulis sedemikian singkat dan padat dalam dua belas suku kata saja.

Salut kepada semua penulis buku inj yang telah begitu konsisten dan penuh semangat mampu menyelesaikan tantangan menulis minimal delapan puisi toge dalam waktu kurang dari seminggu. Di tengah kesibukan mereka mempersiapkan hari istimewa mereka masih mampu menyempatkan diri memikirkan, menyusun dan menulis puisi-puisi tsb.

Akhir kata, selamat atas lahirnya buku Mozaik Kata (Antologi Puisi Toge). Semoga sukses selalu.

(Karadenan, 23 Mei 2021)

ENGLISH TEXT LEARNING MATERIALS AND THEIR EXERCISES: NARRATIVE, RECOUNT, PROCEDURE, AND REPORT TEXT

Writers                  : Pietra Dorand, Nur Cholifah, Neneng Hendriyani, Ika Purnama Sari

ISBN                        : 978-623-6581-11-7

Editor                     : Neneng Hendriyani

Lay out                   : tim CV

Cover designer     : Cahsantri

First Print               : April 2021

Publisher

Cakrawala Milenia Jaya

Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12

Cibinong – Bogor Jawa Barat

cakrawalamileniajaya@gmail.com

https://cakrawalamj.co.id

Page vii+89

This book is a book that can be used as an enrichment book for English teachers in Indonesia. This book discusses the materials in English lessons and exercises on the subject.

In this book the teacher gets a clear picture of any material related to the text in English. Therefore, this book is very useful to add references in teaching English texts in schools.

Hopefully our simple work can be useful in advancing the education of the Indonesian nation and helping teachers wherever they are. (The Writers).

sumber: Dokumentasi CV Cakrawala Milenia Jaya

This book explains many things about narrative, recount, procedure, and report text. Students not only learn about the social function, generic structure, language elements and so on but also how to master the texts easily.

SERPIHAN KATA DI BALIK GUMAMKU

Ini merupakan kumpulan puisi mengenai pengalaman dalam hidup saya, selain itu, isinya ada yang berupa nasihat bahwa hidup di dunia tentunya harus memberikan manfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain, salah satunya dengan mengingatkan sesama. (Siti Masitoh).

Serpihan Kata di Balik Gumamku

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

All Right Reserved

Penulis: Tuti Masitoh

ISBN :  978-623-6581-10-0

Penyunting: Kokom Komara (Umi) & Eneng Sri Supriatin

Lay out: Neneng Hendriyani

Desain Sampul: Cahsantri

Cetakan Pertama, April 2021

Penerbit

Cakrawala Milenia Jaya

Bumi Karadenan Permai Blok AA8 No.11-12

Cibinong – Bogor Jawa Barat

cakrawalamileniajaya@gmail.com

https://cakrawalamj.co.id

ig: cakrawalamilenia

Jumlah halaman xii+102

Serpihan Kata di Balik Gumamku, sebentuk 100 mutiara puisi Toge dari seorang ibu bernama Tuti Masitoh bagi kebaikan semesta cipta.  Melewati derasnya kata-kata yang dibiaskan pena harapan melahirkan spektrum kata yang begitu indah mempesona, kata demi kata, menari di alas kertas putih seputih hatinya, yang bermuara ke relung palung hati yang terdalam, butiran rindu-rindu dan juga cinta menyelinap apik di antara kata-kata puisinya. Hikmah yang termaktub dari sendu jemu perjalanan ruhani di masa kovidia, mengedukasi pada mata-mata yang haus ingin meneguk hikayat cinta. Tuti Masihtoh yang kerap kali saya panggil beliau dengan sapaan renyah Bunda Tuti, memanfaatkan masa itu dalam perenungan diri, lalu beliau mengabadikan momen itu hingga keujung akar imaji para pembaca se persada.

Diabadikan lewat kata-kata yang begitu ayu, melahirkan bacaan yang memanjakan para kesatria serta bidadari literasi di muka bumi. Sengaja beliau menyajikan sedemikian rupa dengan tujuan untuk selalu mengajak kita senantiasa mengasah ketajaman hati, dan gerbang bawah sadar kita, untuk selalu tetap bersyukur dan fokus, meski berbagai bencana/musibah menghantui kita semua setiap waktu. Beliau mengajak guna merundukkan hati, membaca dengan mata batin pada kata Iqroo. Bacalah! Artinya segenap jiwa dan raga, harus dibaca, pada seluruh aspek kehidupan harus peka dan rajin dibaca. Suguhan buah pemikirian beliau ini, tertuang dalam bentuk seratus puisi toge atas nama cinta pada generasi penerus bangsa. (Edi Sudrajat (AA Roy), PJ PUISI KONTEMPORER KPPJB )

LET’S LEARN ENGLISH TOGETHER

Let’s Learn English Together Penulis: Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd – Neneng Hendriyani, M.Pd Judul: Let’s Learn English Together ISBN: 978-602-52072-2-8 Penyunting: Neneng Hendriyani Ilustrasi gambar & Penata Letak: Neneng Hendriyani Desain Sampul: Boedy Why Copyright © Cakrawalamileniajaya2018 X+115 hlm, 14,8 x 21 cm Cetakan Pertama, JuLIi 2018 Diterbitkan oleh CV. Cakrawala Milenia Jaya Bumi Karadenan Permai Blok AA8 NO. 11-12 Cibinong – Bogor Jawa Barat Telp. 081316336202 – 085715773482 Email: cakrawalamileniajaya@gmail.com Web: http://cakrawalamj.co.id

Siapa bilang belajar Bahasa Inggris itu sulit? Ini buktinya. Lewat buku ini semua kesulitan yang dihadapi pelajar pemula dapat teratasi. Buku Let’s Learn English Together diperuntukkan bagi pemula yang ingin belajar bahasa Inggris dengan cara mudah, cepat dan praktis. Buku ini terdiri atas lima bab dengan beragam situasi yang berbeda. Tiap unit terdiri dari 4 bagian. Yaitu, Kosa kata, contoh Let’s Practice!, latihan dan catatan yang harus diingat. Bagian ini disusun untuk memudahkan dalam mengingat kosakata dan menerapkan Let’s Practice! sederhana. Evaluasi diberikan setelah 5 unit. Tujuan dari evaluasi itu adalah agar bisa dijadikan tolok ukur dalam memahami setiap 5 unitnya. Buku ini juga dilengkapi dengan latihan yang bervariasi. Bentuk latihan tersebut adalah soal menjodohkan, pilihan ganda, menerjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, dan sebaliknya dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Untuk menambah kosakata di bagian akhir buku ini dilengkapi irregular verbs list. Penulis berharap buku ini bisa bermanfaat untuk para pemula dan siswa SD yang senang belajar bahasa Inggris dan ingin sukses dalam meningkatkan kemampuan dalam berbahasa Inggis. Kami sangat menunggu kritik dan saran dari pembaca demi kebaikan buku ini.

STICKY NOTE

Sticky Note Copyright ©Khoirunisa Fitriani Penulis: Khoirunisa Fitriani ISBN: 978-623-90723-0-8 Editor: Neneng Hendriyani Penyunting dan Penata Letak: Tim CV Cakrawala Milenia Jaya Desain Sampul: Eka Yulia Penerbit Cakrawala Milenia Jaya Bumi Karadenan Permai Bluk AA 8 No. 11-12 Cibinong – Bogor Jawa Barat Telp. 08136336202 – 085715773482 cakrawalamileniajaya@gmail.com web: http://cakrawalamj.co.id Cetakan Pertama, April 2019

Prolog

Siang, Chan 😊 Ah, sebenarnya gua enggak tahu kapan lu bakal baca ini. Mungkin pagi, siang atau sore. Tapi kapan pun lu baca ini, gua cuma mau bilang, “Semangat!” -V

Jam setengah dua belas siang, anak-anak kelas 12 IPA B baru saja menyelesaikan jadwal pelajaran Penjas yang di mulai jam Sembilan pagi. Seluruh siswi sekarang udah menguasai kelas setelah berdebat dengan sekelumpok siswa yang sama-sama ingin berganti baju di kelas. Lagi-lagi mereka harus mengalah. Alhasil sekarang, mau enggak mau cowok-cowok itu menuju ruang ganti di kamar mandi sementara yang cewek-cewek bukannya segera ganti baju malah sibuk kipasan. Emang ya, dapat pelajaran Penjas jam keempat tuh enggak enak. Matahari lagi panas-panasnya. Belum lagi jam istirahat juga ikutan molur biar materi pelajaran berikutnya enggak nanggung. Penderitaan ini masih bertambah buat cowokcowok di kelas. Mereka harus menunggu cewek-cewek yang ganti baju doang na’udzubillah lamanya. Jadi, daripada harus nunggu cewek selesai ganti baju, akhirnya Chan berniat menyimpan baju olahraganya di luker. Dia berniat mengambilnya nanti aja pas pulang sekolah. Chan juga enggak sendiri, dia bareng sama Daniel yang katanya mau ngambil stok jelinya di luker. Lagi-lagi seulas senyuman tercipta di bibir Chan ketika membuka luker karena ada sekotak susu rasa karamel yang ditempeli sticky note berwarna ungu nangkring di dalam lukernya. Minggu lalu Chan cuma dapat sticky notenya doang, sekarang di tambah sama susu kesukaannya.

***

Buku ini berisi drama percintaan ala remaja. Inilah teenlit yang segar dan menyenangkan. Membacanya membuat kita tersenyum sendiri. Ada kebahagiaan yang begitu sederhana. Ada harapan yang begitu indah dan nyata.