Bioteknologi Berbasis Socioscientific Issues (SSI) Untuk SMP/MTS

ISBN :  978-623-6581-03-2

Editor:  Neneng Hendriyani

Desain Sampul: Cahsantri

Lay out: Hapiah

Cetakan Pertama, September 2020

Ukuran: 14.8 x 21

Jumlah halaman xv+79

(sumber: CV Cakrawala Milenia Jaya)

Buku ini berisi materi tentang bioteknologi yang sangat dekat kaitannya dengan kehidupan manusia sehari-hari. Di dalam buku ini kamu akan menemukan apa manfaat dari bioteknologi bagi kemaslahatan hidup manusia.

Berbagai hal sederhana yang ada di sekitar kita dijelaskan dengan rinci. Bagaimana tempe, kecap, tapai, anggur dan lainnya merupakan contoh produk bioteknologi yang sudah tidak asing bagi kita semua.

Selain itu juga dibahas tentang cloning makhluk hidup sebagai hasil dari bioteknologi.

Buku ini sangat direkomendasikan untuk siswa SMP Kelas IX sebagai buku pengayaan untuk mata pelajaran IPA.

Please follow and like us:
0

Bukan Senyum Terakhir

Buku ini berisi tentang sehimpun kata mutiara yang penuh makna. Ditulis oleh Dina Martha Tiraswati yang sehari-hari bekerja di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 sebagai Pengawas SMK.

Menjadi tua adalah keniscayaan. Namun produktif hingga usia senja adalah pilihan. Mari berpikir positif dengan membaca buku ini. Banyak hikmah yang terdapat dalam setiap lembarannya. 

Buku Bukan Senyum Terakhir ini dicetak dalam dua versi; bookpaper black & white dan colourful paper. https://www.tokopedia.com/bumori/bukan-senyum-terakhir

https://www.tokopedia.com/bumori/bukan-senyum-terakhir
Please follow and like us:
0

Biaya Cetak Buku

CV Cakrawala Milenia Jaya (CMJ) adalah indie publishing. Artinya, seluruh biaya cetak naskah menjadi buku siap jual menjadi tanggung jawab penulisnya. Oleh sebab itu seluruh biaya yang muncul dalam proses pengolahan naskah mentah menjadi naskah siap cetak menjadi tanggung jawab penulisnya pula.

Biaya yang dikeluarkan untuk proses cetak buku di CV CMJ adalah:

  1. Design Cover
  2. Lay out
  3. Editing
  4. Pengiriman Buku ke Perpusnas dan Perpusda
  5. Cetak cover (sudah termsuk laminasi)
  6. Cetak buku (sudah termasuk wrapping)

Untuk informasi lebih lanjut sila hubungi https://bit.ly/2yjO47n

Please follow and like us:
0

Ketentuan Naskah Buku

Setelah setahun beroperasi dan menerima naskah dari para penulis kiranya perlu disampaikan kembali KETENTUAN NASKAH yang diterima oleh tim CV Cakrawala Milenia Jaya (CMJ). Mohon kepada penulis yang hendak mengirimkan naskahnya ke Tim CV Cakrawala Milenia Jaya (CMJ) dapat menyesuaikan diri.

  1. Naskah dikirim dalam bentuk dokumen (.doc)
  2. Naskah ditulis utuh dengan urutan sebagai berikut:
    • Halaman judul
    • Halaman persembahan
    • Motto penulis (optional)
    • Kata pengantar
    • Daftar isi
    • Daftar tabel (optional)
    • Daftar gambar (optional)
    • Bab-bab
    • Daftar pustaka
    • Foto (optional)
    • Biografi penulis
  3. Naskah dikirim dalam satu file utuh (tidak dipisah-pisah)
  4. Naskah dikirim ke email: cakrawalamileniajaya@gmail.com

Berikut ini jenis naskah yang diterima di CV Cakrawala Milenia Jaya

  1. Materi Pelajaran
  2. Kumpulan Cerpen
  3. Novel
  4. Kumpulan Puisi
  5. Cerita Anak
  6. Cerita Mini
  7. Pentigraf
Please follow and like us:
0

9 Fundamental Kompetensi Guru Abad 21

Judul:9 Fundamental Kompetensi Digital Guru Abad 21
Penulis: Tri Septianto, M.Kom
ISBN:978-623-90723-4-6
Editor: Armada Narendra Sinatria, A.md
Penyunting dan Penata Letak: Tim CV Cakrawala Milenia Jaya
Desain Sampul: Habib M. Ghifarih
Penerbit
Cakrawala Milenia Jaya
Bumi Karadenan Permai Blok AA 8 No. 11-12 Cibinong- Bogor
Jawa Barat
Telp. 08136336202-085715773482
cakrawalamileniajaya@gmail.com
web:http://cakrawalamj.co.id
Cetakan Pertama, Agustus 2019
Ukuran: 14.8 x 21
Jumlah Halaman vii+113

Saat ini, kita sedang memasuki era pendidikan 4.0.
Pendidikan 4.0 merupakan revolusi pendidikan yang menekankan teknologi, informasi dan komunikasi dalam pembelajarannya.

Pendidikan 4.0 mempunyai ciri-ciri bisa belajar dimana saja, kapan saja dan siapa saja. Ciri-ciri ini harus ditunjang dengan dua sarana prasarana yaitu internet dan mobile device.

Dua sarana prasarana ini tidak boleh ditawar lagi terkhusus instansi pendidikan. Jika tidak ada dua sarana prasarana tersebut pendidikan 4.0 hanya sekedar trend tanpa implementasi. Internet dengan memakai provider apapun yang terpenting stabil dan untuk mobile device bisa menggunakan laptop, smartphone bahkan sampai TV box.

Setelah dua sarana dan prasarana tersebut terpenuhi maka selanjutnya yang harus diperhatikan yaitu softskill seorang guru dalam pemanfaatan dua sarana dan prasarana tersebut.
Tugas seorang guru sekarang yaitu memanfaatkan dua sarana dan prasarana tersebut kedalam pelajaran yang diampu. Hal ini merupakan suatu keharusan karena memang ini masa peralihan.

Peralihan dari pendidikan 3.0 ke pendidikan 4.0. Pendidik sebenarnya sudah menerapkaln teknologl. nformasi dan komunikasi namun hanya bersitat terbatas. Misalnya seorang guru menampilkan powerpoint dengan proyektor dan berdiskusi di dalam kelas.

Sedangkan pendidikan 4.0 merupakan lebih dari itu. Misal seorang guru bisa berkomunikasi dengan para peserta
didik dimanapun dan kapanpun. Peserta didik mengerjakan tugas dimana saja dan kapan saja. Peserta didik bisa belajar dari
dimana saja, kapan saja dan siapa saja.

Banyak vendor perangkat lunak telah menjadi bagian dari pendidikan 4.0. Memberikan lisensi gratis perangkat lunak
apabila dimanfaatkan untuk pendidikan. Misal untuk berkolaborasi untuk mengerjakan tugas-tugas seperti mengetik,
membuat presentasi, lembar kerja spreadsheet dan lain-lain bisa menggunakan Google Apps For Education ataupun Microsoft 365 For Education.

Perangkat lunak sudah tersedia dan gratis tinggal pakai. Walaupun tinggal pakai apakah sudah siap untuk mengubah paradigma bahwa sekarang eranya pendidikan 4.0. Perubahan paradigma itu sangat perlu. Kalau hanya menganggap
pemantaatan teknologi, komunikasi dan informasi saja sekali lagi itu bukan pendidikan 4.0 tapi masih 3.0. Bagaimana bisa menerapkan 4.0 kalau paradigmanya masih 3.0.

Perubahan paradigma ini tidak hanya dilakukan seorang guru saja namun harus dilakukan semua komponen pendidikan
misal instansi pendidikan, sumber daya
pendidikan, peserta didik bahkan orang tua atau wali peserta didik. Semua harus bersinergi agar terbentuk dan terbiasa
menerapkan pendidikan 4.0 Instansi pendidikan harus menyiapkan sarana dan prasarana. Semua guru harus berkompeten dalam dunia digital. Peserta didik harus mempunyai mobile device dan orang tua atau wali harus mendukung sarana dan prasarana peserta didik. Apabila semua menyambut baik pendidikan 4.0 bisa jadi pendidikan di negara ini lebih maju dan peserta didik yang dihasilkan lebih kompeten dalam dunia digital dan pastinya instansi pendidikan tidak perlu khawatir akan penyerapan lulusannya.
Itulah sekelumit alasan mengapa buku ini ditulis.

Buku ini membahas tuntas mengenai berbagai hal menarik yang harus dikuasai guru abad 21. Yaitu

  1. Tentang 9 Fundamental Kompetensi Digital Guru Abad 21
    1.1. Google Suite For Education
    1.2. Microsoft Powerpoint 2019
    1.3. Aplikasi Penunjang Lainnya
    1.3.1. Instalasi Font
    1.3.2. Openshot
    1.3.3. Audacity
    1.3.4. Format Factory
    1.3.5. Filmora Wondershare
    1.3.6. Mengubah format suara menjadi format video
    1.3.7. Mengubah format vide menjadi format Suara
    1.3.8. Upload Video Ke YouTube
    1.3.9. Memperpendek Link
  2. Rekam dan Edit Klip Suara
    2.1. Melakukan perekaman suara dengan alat sederhana
    2.2. Melakukan perekaman suara dengan bantuan robot
    2.3. Melakukan editing suara hasil rekaman
    2.4. Mengubah suara menjadi suara chipmank
  3. Membuat Konten Video Interaktif
    3.1 Membuat Video Animasi Tendang Bola
    3.2 Membuat Opening Video dengan Perangkat Android
    3.3 Membuat Animasi ärdktet Detjalatl.
    3.4 Melakukan Penyimpanan Powerpoint ke Video.
  4. Membuat Infografis dan Poster.
    4.1. Membuat Gambar dengan Powerpoint.
    4.2. Membuat Infografis Alur Pendaftaran Sekolah dengan powerpoint.
    4.3. Membuat Gambar dengan Aplikasi Online
  5. Membuat PLN (People Learning Network) yang terhubung
    mendapatkan konten baru dan menumbuhkan profesionalitas
    5.1. Facebook Workspace untuk PLN dalam Pembelajaran
  6. Membuat Blog dan Wiki untuk menciptkan ruang partisipasi
    peserta didik
  7. Membuat Presentasi yang Menarik
  8. Membuat Portofolio Digital
    8.1. Membuat Portofolio Digital Dengan Linkedin
    8.2. Membuat Portofolio Digital Dengan Google Sites
  9. Membuat, Mengorganisir dan Membagi kan Resources Digital
  10. Membuat Kuis Digital.

Semoga bermanfaat. Untuk pemesanan silahkan hubungi Cak Tri Septianto atau Bumori53.

Please follow and like us:
0

PENELITIAN TINDAKAN KELAS UNTUK GURU SEKOLAH DASAR

Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru Sekolah Dasar Copyright © Kokom Komara 2019

Penulis: Kokom Komara

ISBN: 978-602-53493-7-9

Editor: Neneng Hendriyani

Penyunting dan Penata Letak: Tim CV Cakrawala Milenia Jaya

Desain Sampul: cahsantri.id@gmail.com

Cetakan Pertama, Maret 2019

Komara, Kokom Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru Sekolah Dasar/Kokom Komara.; Editor, Neneng Hendriyani -cet.12019 Ukuran: 14.8 x 21 Jumlah Halaman vi + 99

Buku ini disusun sebagai upaya nyata untuk memberikan sumbangsih saran kepada rekan-rekan guru terutama yang mengajar di Sekolah Dasar. Semoga ilmu yang dibagikan melalui buku kecil ini dapat bermanfaat bagi rekan-rekan guru semua. Sehingga rekan-rekan guru dapat termotivasi untuk melaksanakan kegiatan penelitian tindakan kelas di kelas masing-masing. Dengan begitu kita secara bersama-sama telah berhasil mengembangkan potensi kita sebagai guru dan telah berupaya memperbaiki kualitas pengajaran yang kita lakukan. Selain itu dengan melakukan penelitian tindakan kelas, kita pun dapat mengajukan kenaikan pangkat dan golongan ke tingkat yang lebih tinggi.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MENULIS DI KELAS RENDAH DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS II SDN SAWAH KULON

Kokom Komara SD Negeri Sawah Kulon UPTD Pendidikan Kecamatan Pe Sawah an Kabupaten Purwakarta e – mail komaraumi87@gmail.com

ABSTRAK Keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang perlu dimiliki para siswa, karena keterampilan menulis bersifat fungsional bagi pengembangan diri. Baik untuk melanjutkan studi, maupun untuk terjun ke masyarakat. Oleh sebab itu, keterampilan merupakan tujuan dalam pengajaran bahasa Indonesia. Namun pengajaran menulis di sekolah belum berjalan dengan baik. Rendahnya minat siswa dalam pembelajaran menulis dan cara guru mengajar kurang bervariasi, dipengaruhi faktor intern yaitu faktor yang terdapat dalam diri anak dan faktor ekstern yaitu faktor yang mempengaruhi tingkah laku anak. Rumusan masalah dalam penelitian ini mengenai langkah-langkah pembelajaran menulis, hasil pembelajaran menulis di kelas rendah dengan media gambar, dan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan nilai postes. Berdasarkan hasil penelitian bahwa langkah-langkah pembelajaran menulis di kelas rendah dapat meningkatkan keberhasilan dalam pembelajaran menulis dengan hasil rata-rata pada siklus I pretest 5,8 dan hasil postes 6,3 Siklus II Rata –rata Pre-tes 6,5 dan hasil postes 7,7 dan pada siklus III hasil rata-rata pre-tes 8.1 dan hasil postes 9,6 sedangkan KKM 7,0 terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan nilai postes, ternyata kegiatan siklus I, II, dan III mengalami kenaikan maka dinyatakan penelitian ini valid atau berhasil. Model pembelajaran dengan media gambar ini untuk siswa kelas rendah yaitu kelas I, II, dan III yang menjadi objek penelitian yaitu siswa kelas II. Metode yang penulis gunakan yaitu metode eksperimen semu sedangkan teknik penelitiannya adalah pengumpul data dan teknik pengolahan data. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk siklus yang terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan ( planning ) , tindakan (action) , pengamatan (observing) , dan refleksi (reflecting) . Penerapan Model Pembelajaran Menulis di Kelas Rendah dengan Media Gambar pada Siswa Kelas II SDN Sawah kulon menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis dengan media gambar. Terbukti siswa sudah bisa menggunakan dan mengembangkan kata-kata sendiri pada pembelajaran menulis.

Selanjutnya sila baca langsung buku ini. Kelebihan buku ini adalah di dalamnya ada tiga PTK yang dapat dijadikan contoh dan referensi Bapak dan Ibu Guru SD.

Get this book through Bumori53.

Please follow and like us:
0

30HBC: Kisahku

30 HBC: Kisahku Copyright © Reny Andriany
Penulis: Reny Andriany
ISBN: 978-602-53493-5-5
Editor: Neneng Hendriyani
Penyunting dan Penata Letak: Tim CV Cakrawala Milenia Jaya
Desain Sampul: Eka Yulistia

Cetakan Pertama, Februari 2019

Andriany, Reny HBC: Kisahku/Reny Andriany; Editor, Neneng Hendriyani cet.1-2019 Ukuran: 14.8 x 21 Jumlah Halaman viii+86

30 hari bercerita lahir sebagai jawaban atas tantangan di instagram oleh akun @30haribercerita. Aku membuat tulisan hanya sekedar hobi, tidak pernah berani untuk melakukan publikasi. Entah kenapa, di tahun 2019 ini sepertinya membawa energi positif yang luar biasa untuk berliterasi. Alhamdulillah 30 puluh hari sudah tantangan tersebut terselesaikan dengan baik, dan Allah sang Maha Baik, karena berkat semua yang diberikan olehNya kumpulan kisah ini mengalir begitu saja dengan mudah. Terimakasih kepada teman-teman di instagram yang telah mendukung melalui like, komen dan DMnya, tanpa kalian, mungkin keberanian untuk mewujudkan kisah ini menjadi sebuah buku hanyalah angan-angan belaka. Kisah ini menceritakan tentang sebuah hubungan yang hanya sekedar teman untuk berbagi cerita, meski pertemanannya adalah pertemanan yang tidak biasa. Tetap Tidak Maju, Tetap Tidak Mundur karena masing-masing telah nyaman di tempatnya. “Aku” dalam kisah ini adalah seorang yang sangat mempercayai “kamu” meski baru dua bulan mereka saling mengungkap rindu. “Kamu” dalam kisah ini sangat peduli kepada “aku” sampai kadang

membagi perhatian dengan penuh kehati-hatian. “Aku” dan “kamu” dalam kisah ini saling menjaga tanpa rasa curiga, saling merindu tanpa rasa cemburu. “Aku” dan “kamu” dalam kisah ini mungkin saja terjadi dalam kehidupan nyata di antara selaksa peristiwa. Terakhir, semoga dari kisah ini bisa disukai oleh para penyuka kata, dan ada hikmah yang bisa diambil dari tiap cerita. Dan untuk para pemula seperti, teruslah berkarya dan wujudkan cita-cita.

Pamongkoran, Januari 2019 Reny Andriany

Get this book through Bumori53.

Please follow and like us:
0

Bayang-bayang Sang Guru

 

Bayang-bayang Sang Guru

ISBN: 978-602-52072-9-7

Editor: Neneng Hendriyani

Desain Sampul: Nanik Kiswani

Tata Letak: Eka Sumiarti

Cetakan Pertama, November 2018

Apakah anda seorang guru, calon guru atau masih duduk di bangku kuliah dan berharap bisa lulus menjadi guru nantinya? Sungguh ketahuilah, menjadi guru adalah cita-cita yang agung dan mulia.

Masyarakat memandang seorang guru sebagai sosok yang dirindukan dan didambakan dalam setiap waktu dan keadaan; tidak hanya di sekolah melainkan juga di lingkungan masyarakat.  Kehadiran sosok seorang guru menjadi idola dengan  keberagaman karakter dan sifat yang mulia dan terpuji. Di antaranya sifat sabar dan kelemahlembutan yang dimilikinya. Kedua sifat ini adalah sebagian dari sifat yang dimiliki dan tertanam oleh seorang guru atau pendidik. Inilah sifat yang menjadi ruh dalam membangun pondasi dan karakter peserta didik agar menjadi lebih baik dalam bimbingan norma agama, sosial dan aturan lainnya yang berlaku di masyarakat.

Setiap ucapan guru sangat bermakna. Seluruhnya berisi nasehat yang penuh makna dan menjadi bekal bagi peserta didik untuk selalu berupaya bertutur kata yang baik, bijak, santun dan penuh dengan hikmah. Setiap goresan pena yang dituliskan dalam setiap lembarannya berisi pesan untuk peserta didiknya agar belajar dengan giat dan bersungguh-sungguh. Singkat kata, seluruh perbuatannya dalam bertindak menjadi teladan yang patut diimplementasikan dalam bersosialisasi dengan alam sekitar.

Penasaran dengan isi buku ini? Sila klik http://bit.ly/Bumori5

Please follow and like us:
0